Zainal Abidin bersama rekan-rekan Karang Taruna (FOTO/IST)

Mengusung Program Perbaikan Infrastruktur Hingga Mobil Siaga Untuk Lakardowo, Zainal Abidin Siap Bertarung di Pilkades 2022

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) – Salah satu sosok yang siap untuk bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pikades) di Mojokerto Tahun 2022 adalah Zainal Abidin. Tahun ini, Ia mencalonkan diri menjadi Kepala Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Dengan mengusung jargon ‘Cakap, Amanah dalam Bekerja (Cabe)’, sosok pengusaha muda yang cukup sukses di kampungnya tersebut, memiliki tujuan untuk membuat tanah kelahirannya menjadi lebih maju.

’’Saya hanya ingin melihat desa ini jauh lebih maju di semua sektor,’’ pungkasnya kepada sejumlah wartawan, Minggu (11/09/2022).

Harapannya tersebut telah dirangkum pada sejumlah visi dan misi yang disampaikannya di depan para tokoh masyarakat Lakardowo pada Rabu (07/09/2022).

Sesuai keterangan Abidin, pembangunan infrastruktur jalan akan menjadi fokus perbaikan yang akan ia lakukan jika terpilih nanti.

’’Bisa dilihat sendiri. Banyak sekali warga Lakardowo yang tidak bisa menikmati jalan yang mulus seperti desa-desa lain. Ini yang harus menjadi prioritas,’’ ujarnya.

Menurut pria yang berusia 36 tahun tersebut, akses jalan menjadi titik fokus perbaikan sebab mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan ruas jalan yang baik, maka mobilitas warga akan semakin mudah.

Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya telah turun ke gang-gang kecil, dari dusun ke dusun. Dan ia menyaksikan sendiri banyak sekali jalan yang tidak layak.

Tidak hanya pembangunan jalan, infrastruktur lain menurutnya pun perlu ditingkatkan. Seperti pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) serta irigasi.

Akan tetapi, masih menurut Ketua Ranting GP Ansor tersebut, untuk menyukseskan pembangunan tentu membutuhkan akses dan kerja sama dengan seluruh stakeholder. Termasuk juga pemerintah daerah.
.
Tidak hanya memprioritaskan pembangunan infrastruktur saja, calon nomor urut 2 tersebut mengungkapkan bahwa warga Desa Lakardowo juga seringkali kesulitan mendapat hak kesehatan yang mewadahi.

Terkait masalah tersebut, ia pun nantinya ingin memberikan fasilitas mobil sehat di kampungnya. Mobil tersebut akan menjadi kendaraan bagi seluruh warga yang membutuhkan ketika berangkat berobat.

Sebab, selama ini banyak warga yang mengalami sakit dan tidak mempunyai kendaraan pribadi, sehingga seringkali terpaksa harus menyewa ataupun meminjam ke tetangga yang kebetulan punya.

’’Saya ingin, pemerintahan desa hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,’’ tegas pria yang sudah aktif berorganisasi di Karang Taruna sejak masih duduk di bangku sekolah tersebut. (sen/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar