Prosesi pengukuhan pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto di Pendopo Siti Inggil (Ujeck/jurnalMojo.com)

Pada Pemilu 2024, Gerindra Kabupaten Mojokerto Targetkan 9 Kursi Legislatif

Para pengurus DPC dan DPD Gerindra Jatim saat ziarah di makam Raden Wijaya (Ujeck/jurnalMojo.co)

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) – Pada Pemilu 2024 yang akan datang, Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto menargetkan perolehan kursi legislatif yakni sebanyak 9 kursi.

“Atau setidaknya mendapat suara pemilih125 ribu dari total pemilih di Kabupaten Mojokerto sekitar 842 ribu,” ungkap H Hidayat selaku Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto saat prosesi pengukuhan kepengurusan partai yang dipimpinnya di Pendopo Siti Inggil, Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (7/8/2022).

Ia menambahkan bahwa pada Pemilu 2019 lalu, Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto ada di peringkat ketujuh dengan memperoleh 3 kursi.

Lebih lanjut, anggota DPRD Propinsi Jatim tersebut, menuturkan perolehan pada Pemilu 2019 yang lalu patut dijadikan evaluasi.

Hidayat optimis dapat memenangkan kontestasi partai 2024 dengan capaian 9 kursi apabila diimbangi dengan konsolidasi dan program kerja yang matang.

Masih menurut Hidayat, dengan perolehan suara yang meningkat 200 persen, maka banyak hal yang dapat diwujudkan. Sehingga Kabupaten Mojokerto menjadi sejahtera, dan dengan suara tersebut tidak menutup kemungkinan Prabowo akan jadi Presiden.

Sedangkan alasan pendopo Siti Inggil dipilih untuk tempat pengukuhan, karena tempat tersebut dinilai istimewa dan penuh dengan nilai historis.

Sebab di tempat inilah, pada tahun 1293 Masehi silam, Raden Wijaya menerima wahyu untuk menjadi raja di Mojopahit. Dan dari situlah berikutnya Bhineka Tunggal Ika dikenalkan di Nusantara dan Merah Putih dikibarkan.

“Jadi pengukuhan di tempat ini merupakan momentum yang sangat penting. Kita berharap, dengan pengukuhan di tempat ini Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto semakin berkibar dan semakin jaya. Alasan kedua, di kampung inilah Kampung Mojopahit. Dimana nilai-nilai dan budaya Mojopahit dilestarikan,” terang Hidayat.

Sebagai informasi, acara pengukuhan tersebut dihadiri KH Irfan Yusuf Hasyim selaku Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dan Ikfina Fahmawati selaku Bupati Mojokerto.

Sebagai informasi, prosesi pengukuhan dimulai dengan pembacaan SK DPP Partai Gerindra tentang Kepengurusan Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto, 10 Juni 2022 yang ditandatangani Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra dan Sekjen Ahmad Muzani oleh Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Timur yang juga Kepala Sekolah Kader Hambalang, Kharisma Febriansyah.

Sementara Anwar Sadad selaku Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Propinsi Jawa Timur, pada sambutan pengukuhan kepengurusan DPC Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto menerangkan dengan tegas, bahwa model politik yang diusung partainya bukan model politik Chauvinistik, yang kasar, keras dan kotor. Akan tetapi politik yang memegang prinsip-prinsip tradisi dan budaya.

Sebab, berdasarkan survey-survey yang dilaksanakan oleh lembaga survey, saat ini persepsi masyarakat terhadap partai politik kian hari semakin kebelakang.

“Karena politik diisi oleh sesuatu seakan-akan penuh dengan pertikaian internal, diisi dengan kasak-kusuk, desas-desus, dengan fitnah dan lain sebagainya,” pungkas Anwar Sadad.

Oleh karena itu, menurut Anwar, keputusan Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto dalam mengadakan pengukuhan di tempat yang penuh dengan nilai-nilai budaya Mojopahit dinilai sangat tepat.

Ia juga menekankan supaya kader dan fungsionaris partainya selalu mempraktekkan nilai-nilai budaya dan tradisi dalam berpolitik. (sen/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar