Caption : Ilustrasi penyakit cacar

Waspadai Penyakit Cacar Monyet, Simak Cara Penularan dan Gejalanya!

jurnalMojo.com — Akhir-akhir ini mulai merebak kembali penyakit yang disinyalir bisa menular. Penyakit ini disebut dengan cacar monyet.

Dilansir dari Alodokter.com, Cacar monyet atau nama lainnya monkeypox adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, yang ditandai dengan bintil bernanah di kulit.

Cacar monyet sendiri disebabkan oleh virus monkeypox, virus yang tergolong dalam kelompok virus orthopox.

Virus ini bisa menular melalui beberapa cara, diantaranya:
1. Cakaran dan gigitan hewan seperti tupai, monyet, dan tikus yang telah terinfeksi virus monkeypox.
2. Cacar monyet ini juga dapat menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang sudah terinfeksi sebelumnya.
3. Penularan antar manusia biasanya melalui percikan liur yang masuk melalui mata, mulut, hidung, atau luka di kulit.
4. Melalui benda yang terkontaminasi, seperti pakaian penderita. Tapi, penyebaran virus antarmanusia membutuhkan kontak yang lama.

Penyakit ini pertama kali muncul sekitar tahun 1970 di negara Republik Demokratik Kongo.

Menurut WHO,  cacar monyet umumnya ditemukan di Afrika Tengah dan Afrika Barat, yang hutan hujan tropisnya merupakan habitat umum bagi hewan-hewan pembawa virus ini.

Meskipun begitu, semua orang bisa saja terkena penyakit cacar monyet ini. Orang-orang yang terdeteksi tersebut terkadang disinyalir setelah bepergian dari wilayah endemi, seperti Afrika Barat dan Afrika tengah.

Gejala awal dari penyakit cacar monyet hampir mirip dengan cacar air, yaitu bintil berair. Namun seiring perkembangan waktu, lama-lama bintil berair tersebut akan berubah menjadi bernanah dan menimbulkan benjolan di leher, ketiak, atau selangkangan akibat pembengkakan kelenjar getah bening.

Gejala lain dari cacar monyet ini diantaranya demam, sakit kepala berat, nyeri otot, sakit pinggang serta merasa lemah lesu.

Pada sebagian besar kasus, gejala-gejala dari cacar air dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu.

Numun, pada sebagian orang, gejala-gejala ini dapat menimbulkan beberapaka komplikasi dan bahkan akan berujung pada kematian.

Kelompok penderita yang menderita gejala lebih serius yang berujung pada kematian, biasanya adalah bayi baru lahir, anak-anak, dan orang dengan penyakit penyerta..

Apabila anda merasakan gejala-gejala tersebut:
1. Segera periksakan ke rumah sakit atau tenaga medis.
2. Usahakan untuk isolasi mandiri dan hindari kontak erat dengan orang lain.
3. Sering mencuci tangan

Saat anda periksa ke rumah sakit, nantinya tenaga medis akan mengambil sampel dari Anda untuk diuji, sehingga Anda dapat memperoleh perawatan yang tepat. (sen/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar