Ilustrasi

Tagihan Kartu Kredit Membengkak Padahal Tidak Berbelanja? Hati-hati Carding!

jurnalMojo.com — Anda atau orang terdekat Anda mungkin pernah mendapatkan tagihan dari kartu kredit, padahal tidak menggunakannya untuk belanja sama sekali. Waspada, mungkin itu adalah carding.

Mengutip dari Akun Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (@kemenkominfo), pengertian dari carding sendiri adalah sebuah tindakan kejahatan dengan melakukan transaksi atau belanja menggunakan nomor dan kartu orang lain. Pelaku biasanya mendapatkan data ini secara ilegal.

Carding ini sebenarnya ada beberapa jenis. Berikut adalah jenis-jenis carding yang harus Anda ketahui.
1. Penyalahgunaan kartu: Pada jenis ini biasanya pemilik kartu tidak akan sadar, karena pelaku beraksi dengan sangat rapi. Korban nantinya akan sadar ketika sudah mendapatkan tagihan.
2. Wiretapping: Dalam hal ini pelaku melakukan penyadapan untuk memperoleh informasi pribadi yang selanjutnya digunakan untuk hal-hal yang dapat merugikan korban.
3. Phishing: Pada kasus ini pelaku akan mengirimkan virus atau link website palsu melalui email. Nantinya, ketika korban meng-klik link tersebut maka pelaku bisa melihat dan mendapatkan informasi pribadi korbannya.
4. Counterfeiting: Disini pelaku akan menggunakan kartu palsu yang dibuat sedemikian rupa agar bisa mirip dengan kartu asli.

Untuk mengantisipasi hal tersebu agar tidak sampai terjadi, kita harus lebih waspada dengan melakukan beberapa cara. Berikut cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah carding:
1. Saat pembayaran menggunakan kartu debit, anda harus memastikan bahwa petugas hanya menggesek kartu Anda satu kali saja
2. Selalu gunakan situs yang memang benar-benar aman dan terpercaya untuk berbelanja.
3. Apapun alasannya, hindari untuk memberikan informasi nomor kartu dan Card Verification Value (CVV) kepada orang lain
4. Hindari mengakses situs belanja atau melakukan transaksi menggunakan Wi-Fi publik. (sen/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar