Jembatan di Desa Daleman Kedungdung. (Tammim/Jurnalmojo)

Survei Rekontruksi Jembatan Dari BNPB di Kedungdung Meleset

SAMPANG (JurnalMojo.com) – Prediksi untuk survei rekontruksi jembatan yang ada di Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang yang diungkapkan saat beraudensi dengan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) meleset.

Pasalnya, BPBD Sampang memprediksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan turun ke lokasi antara bulan Maret-April itu tidak ada bukti konkret. Oleh sebab itu, kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas terkait turun drastis.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu Pemuda setempat Husairi, seharusnya Dinas terkait memanggil masyarakat dan bicarakan secara gamblang apa yang sebenarnya menjadi kendala rekonstruksi jembatan di Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung ini.

“Seharusnya Dinas terkait itu memanggil masyarakat, duduk bersama masyarakat, bicarakan kepada masyarakat dan solusi apa yang akan diberikan pada masyarakat,” ucapnya, Kamis, (12/5/2022) melalui WhatsApp Pribadinya.

Husairi menjelaskan, jembatan ini selama rusak hingga kini belum ada perhatian khusus dari Pemerintah, walaupun ada kerusakan seperti papan serap masyarakatlah yang selalu memperbaiki.

“Pemkab selalu bilang kalau rekonstruksi jembatan ini adalah prioritas tetapi kejelasan pembangunannya tidak jelas, jadinya kan lucu,” ungkapnya.

Walau demikian, meski kondisi jembatan memperihatinkan semua kendaraan tetap nekad melintasi jembatan seperti ini.

“Walau keadaan jembatan seperti ini masyarakat tetap melewatinya karena jembatan ini merupakan akses utama masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asroni Sampang belum bisa dimintai keterangan. (tmm/jek)

 

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar