Dani Sedang Melayani Pembeli (Farra/jurnalMojo.com)

Harga Bahan Pangan Melonjak, Pedagang Sayur Keliling Kelimpungan

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) — Bahan pangan adalah pelengkap hidangan. Banyak orang yang terbantu karena mendapatkan bahan pangan dengan mudah. Tetapi, bagaimana jika harga bahan pangan melonjak?

Seperti yang dirasakan Dani, seorang pedagang sayur keliling yang sudah berjualan sejak 2014. Ia mengeluh kesulitan saat harga bahan pangan mulai melonjak.

“Jika harga bahan pangan naik, biasanya langsung sepi pembeli,” ujar Dani (40) saat ditemui jurnalMojo, Sabtu (15/01/2022) pukul 07:25 WIB di Desa Pacing.

Dani mengungkap, tidak selalu sepi pembeli. Dani juga mengurangi supplai bahan pangan, yang saat itu harganya sedang melonjak.

Pria asal Dawarblandong ini mengaku, supplai dagangan ia dapat dari Pasar Tanjung, Kota Mojokerto.

Saat keliling untuk menjual sayur mayur itu, dirinya melewati beberapa kampung, diantaranya Wonokerto, Sumberwono, lalu Pacing. Setelah dirasa banyak yang terjual, Dani pun langsung persiapan untuk pulang ke rumahnya.

“Pendapatannya perhari nggak mesti, kadang bisa dapat 200 ribu atau lebih bisa juga kurang. Tergantung dagangan habis atau tidak,” lanjutnya.

Tidak hanya para pedagang, pembeli juga ikut kesulitan saat bahan pangan naik. Seperti yang diceritakan Islamiati (60). Dirinya mengaku uang belanja kerap tidak cukup jika harga pangan melonjak.

“Saya kesal kalau harga pangan mulai naik, karena uang belanja yang tadinya cukup jadi tidak cukup,” ungkapnya.

Dibalik itu, Islamiati menyebutkan bahwa sudah ada beberapa bahan pangan yang mulai turun harganya.

“Sekarang harga yang mulai turun itu telur, cabai rawit, bawang merah juga sudah mulai menurun harganya,” tutup Dani. (far/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar