Gedung utama bangunan sentra IKM slag alumunium di Desa Bakalan, Sumobito (Elok Aprianto/jurnalMojo.com) 

Pembangunan Sentra IKM Slag Alumunium, Akses dan Sarana Penunjang Akan Terus Disempurnakan

 

Peralatan berupa mesin pengolahan limbah yang sudah datang di gedung sentra IKM slag alumunium (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Pembangunan sentra IKM slag alumunium di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito, Jombang, Jawa Timur terus disempurnakan. Pasalnya, selain membangun pabrik, pengolahan abu slag alumunium, Pemerintah Kabupaten Jombang, juga berencana membangun akses dan sarana penunjang lainnya.

Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, penataan kawasan juga tengah direncanakan. Termasuk sarana penunjang dan akses menuju pabrik, yang sudah terrealisasi saat ini.

Kepala Disdagrin Jombang, Hari Oetomo mengatakan, hingga kini, akses jalan menuju pabrik yang tengah dibangun memang masih melalui jalan lingkungan. Kondisi jalan, juga bisa dibilang masih sangat kurang.

Hari mengaku, aspal lapen yang sudah mulai hancur dan kontur jalan yang tidak rata menambah pemandangan kurang elok saat menuju pabrik megah ini. “Hal itu karena sebelumnya akses menuju pabrik kan masih melalui jalan lingkungan ya, artinya jalan milik desa atau warga setempat,” ungkap Hari, Sabtu (04/12/2021).

Cerobong asap yang sudah terpasang pada bangunan utama (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Dan saat ini, kondisinya sudah berbeda, Hari menyebut jalan itu kini sudah dihibahkan kepada Pemkab Jombang. Sehingga, nantinya perawatan tentu juga akan lebih mudah. “Jadi nanti kita akan berbagi kewenangan dengan dinas pengampu misalnya Dinas Perkim nanti di sana,” paparnya.

Sebagai salah satu pilot project level nasional, mantan kepala Dinas PUPR Jombang ini mengaku, Pemkab Jombang tentu tidak akan mendiamkan kerusakan jalan itu. upaya penyempurnaan akses menuju pabrik telah direncanakan.

“Sekarang kan di sana masih lalu lalang truk ya, jadi biar kondusif dulu. Namun ke depan tentu kita akan kita programkan agar lebih representative. Mungkin gapura juga akses jalan yang harus diperbaiki. Karena kembali lagi, kita ini kan percontohan di Indonesia,” pungkasnya.(elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar