Ruang kelas SDN Catakgayam yang rusak parah (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Tiga Ruang Kelas Rusak Parah, Ratusan Siswa SD di Jombang Terpaksa Berbagi Ruangan Belajar

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Tiga ruang kelas rusak parah, membuat ratusan siswa kelas 3, 4, dan 5 SDN Catakgayam I, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jawa Timur belajar secara bergiliran.

Bahkan salah satu bangunan ruang kelas ada yang rusak berat. Dimana, bagian atapnya telah ambruk. Bangunan atap yang ambruk merupakan ruang kelas 5.

Ambruknya atap ruang kelas tersebut terjadi pada Rabu (06/10) malam. Hingga Senin (11/10) pagi, runtuhan rangka atap yang terbuat dari kayu masih belum dibersihkan.

Menurut keterangan salah satu guru SDN Catakgayam, Miftahur Rohmah, ruang kelas yang ambruk sudah tidak difungsikan sejak 2020 lalu.

Pasalnya, ruang kelas tersebut sudah terlihat lapuk di bagian rangka atap bangunan. Terlebih lagi, bangunannya tidak pernah mendapatkan perawatan sejak awal dibangun tahun 2009.

“Yang ambruk itu kelas 5. Dan kelas itu sudah lama tidak digunakan karena kondisinya mengkhawatirkan,” terang Rohman, pada sejumlah jurnalis, Senin (11/10/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain ruang kelas 5 yang ambruk, kondisi bangunan ruang kelas 3 dan 4 yang lokasinya bersebelahan juga terlihat rusak di bagian atap. Untuk itu, sambung Rohman, pihak sekolah juga memutuskan untuk mengosongkan dua ruang kelas itu.

Ia menegaskan, pihak sekolah juga terpaksa mengosongkan ruang kelas 6 yang berada di gedung baru lantai dua. Itu karena tangga menuju ruang kelas tersebut melewati bangunan kelas yang ambruk. “Ada 9 rombel (rombongan belajar). Saat ini ruang kelas yang masih bisa digunakan hanya 4 kelas,” kata Rohman.

Ia menyebut, saat ini 162 siswa harus belajar secara bergiliran. Yaitu 38 siswa kelas 3, 37 siswa kelas 4, 48 siswa kelas 5, dan 39 siswa kelas 6. Jam pertama dimulai pukul 07.00-09.00 WIB dan jam kedua pukul 09.00-11.00 WIB.

“Karena ini masih PTM (Pembelajaran Tatap Muka) terbatas, jadi ya dibagi dua shift. Kemudian untuk dua kelas yang lain BDR (belajar dari rumah),” tukasnya.

Sementara itu, kepala SDN Catakgayam, Chusnul Maksum mengatakan, ruang kelas 3, 4 dan 5 sudah diajukan rehab ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang sejak 2019. Rencananya, rehab tiga ruang kelas itu segera dikerjakan dalam bulan ini.

“Kabarnya ini segera dikerjakan. Kalau tidak besok ya lusa mulai dikerjakan. Jadi ketika PTM full, itu nanti kelas ini sudah bisa digunakan,” pungkasnya.(elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar