Keracunan Masal Buruh Pabrik Sepatu di Jombang, Ini Penyebabnya

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Penyebab keracunan makanan pada ratusan buruh perempuan, pabrik sepatu di Kecamatan Bareng, Jombang Jawa Timur, kini sudah terkuak.

Dinas Kesehatan Jombang memastikan ditemukan adanya bakteri dalam sampel makanan, yang jadi penyebab keracunan masal karyawan PT Venezia Footwear Bareng.

Bahkan, terkait hal tersebut, Dinkes akan memberikan pembinaan kepada penyedia makananan.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Jombang, Puguh Saneko menjelaskan jika hasil lab untuk sampel yang dikirim Dinkes Jombang ke Dinkesprov Jatim telah keluar dan penyebab keracunan masal itu adalah bakteri. “Hasil (Lab,Red) nya ditemukan positif bakteri,” tulis Puguh, Senin (17/05/2021).0

Ditanya terkait dari sampel mana bakteri itu muncul. Dan bakteri jenis apa yang menyebabkan kecarunan masal itu. Ia menyebut, kini Dinkes telah menyampaikan hasilnya kepada pihak Puskesmas Bareng selaku pemangku wilayah.

Dan dalam waktu dekat, Puguh menyebut upaya lebih lanjut yang akan dilakukan pihaknya adalah pembinaan. “Langkah selanjutnya akan dilakukan pembinaan kepada penjamah makanan oleh puskesmas mengenai higiene sanitasinya,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan karyawati PT Venezia Footwear Bareng mengalami keracunan massal (30/04) lalu.

Sedikitnya ada 55 orang buruh perempuan, sempat harus dirujuk ke RSK Mojowarno karena gejalanya semakin parah. Beberapa diantaranya juga terdapat ibu hamil.

Ratusan karyawati ini mengalami keracunan, diduga setelah menyantap nasi bungkus jatah lembur karyawati yang diberikan pihak perusahaan. Nasi bungkus itu, berisi nasi putih dengan sayur cecek dan tahu pedas.

Usai kejadian itu, Dinas Kesehatan mengambil beberapa sampel dari lokasi, seperti sisa makanan, sisa muntahan dan feses pasien keracunan.

Sampel ini dibawa ke laboratorium milik iInkes Provinsi Jawa Timur. Polisi pun melakukan hal serupa dengan mengirim sampel bekas makanan dan bekas sayur di warung makan tempat makanan dipesan untuk dikirim ke Labfor Polda Jatim.(elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar