Suasana rapat pembekalan Pokja SDGs di balai Desa Kemiri, Kecamatan Pacet (Ujeck/jurnalMojo.com)

Pemdes Kemiri Pacet Gelar Rapat Pembekalan Pokja Sustainable Development Goals

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) — Pemerintah Desa (Pemdes) Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, gelar rapat pembekalan Pokja Sustainable Development Goals (SDGs), Senin (3/5/2021) malam.

SDGs merupakan role pembangunan berkelanjutan yang masuk dalam program prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2021.

Program ini merupakan sebuah upaya terpadu mewujudkan desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, desa ekonomi tumbuh merata, desa peduli kesehatan, desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, desa ramah perempuan, desa berjejaring, dan desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Kepala Desa Kemiri Puthut Budi Santoso menjelaskan, bahwa program Pokja SDGs Desa hari ini digelar di pendopo balai Desa Kemiri dengan menghadirkan semua Tim Pokja, Sekretaris Desa Kemiri, perwakilan kader posyandu, BPD dan semua perangkat desa setempat.

Menurutnya, dari 18 item progam SDGs, lanjut Puthut, yang sudah terlaksana hampir 11 item temasuk salah satunya pengetasan kemiskinan.

“Tapi kan belum normal secara penuh, perlu pembenahan yang baik juga karena yang kemarin-kemarin belum tau pasti, maka perlu tata kelola sehinga pejalanan itu bisa efektif,” jelas Putut kepada jurnalMojo di ruang kerjanya.

Pihaknya mengakui, semenjak SDGs resmi diluncurkan, Pemdes Kemiri banyak melakukan pembenahan. Dari 18 item tersebut, semua perlu pembenahan.

“Insya Alloh dari sosialisasi yang kemarin itu dilaksanakan serentak, karena dari anggaran dana itu sudah turun, mau gak mau kita harus melaksanakan,” tegasnya.

Sekedar diketahui, secara teknis, untuk melakukan pendataan tersebut di masing-masing desa akan dibentuk relawan pendataan SDGs Desa yang tugasnya melakukan pendataan berbasis desa, rukun tetangga, kepala keluarga, dan anggota keluarga.

Menurut Kades, dalam pelaksanaan di lapangan, ada pendamping yang mendata, pasca sosialisasi akan segera ditindaklanjuti agenda kegiatan di masing-masing dusun.

“Sesuai dengan tupoksi masing-masing perangkat desa, dan kades sebagai penanggungjawab, karena untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat desa kita semua harus memikirkan itu,” katanya.

Upaya pencapaian SDGs Desa dalam situasi pandemi Covid-19 tidaklah mudah, karena itulah penggunaan Dana Desa 2021 diprioritaskan untuk membiayai kegiatan yang mendukung pencapaian 10 (sepuluh) SDGs desa yang berkaitan dengan kegiatan pemulihan ekonomi nasional.

“Program prioritas nasional dan adaptasi kebiasaan baru desa,” pungkas kades Kemiri.

Pantauan di balai desa Kemiri, kegiatan yang diikuti oleh semua relawan pokja SDGs desa Kemiri dari masing-masing perangkat serta lembaga lainya berjalan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (jek/*)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar