Ilustrasi.

SMPI Al Kholiliyah Pajeruan Kedungdung Diduga Rampas Hak Siswa Penerima PIP

SAMPANG (Jurnalmojo.com) – SMPI AL Kholiliyah di Desa Pajeruan Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang diduga melakukan perampasan hak para siswa yang menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

Bantuan yang menyasar kepada siswa kurang mampu tersebut diduga telah diselewengkan oleh lembaga SMPI AL Kholiliyah dengan jumlah siswa sebanyak 41 orang.

Dari sebanyak 41 siswa yang menempuh di SMPI AL Kholiliyah tersebut yang menerima bantuan PIP hanya sebanyak 30 siswa berdasarkan data keluarga tidak mampu namun sayangnya pihak sekolah tidak menyalurkan.

“Selama ada bantuan PIP saya tidak pernah menerima bahkan buku tabungan sama ATM nya dipegang oleh pihak sekolah,” ucap salah satu siswa yang enggan disebutkan identitasnya, Selasa, (6/4/2021).

Siswa tersebut sangat menyayangkan atas kebijakan yang diambil oleh pihak sekolah padahal bantuan tersebut diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meringankan siswa kurang mampu akan tetapi bantuan PIP di sekolah SMPI AL Kholiliyah tidak ada kejelasan.

Hal tersebut diduga berbanding terbalik dengan imbauan Dinas Pendidikan yang telah menghimbau untuk tidak menahan buku tabungan PIP sehingga tidak terjadi kesalahanpahaman.

“Kalau PIP di SMPI AL Kholiliyah ini bukan salah paham tapi pihak sekolah merampas hak siswanya sendiri,” ungkapnya.

Pihaknya sangat menyayangkan apa yang dilakukan sekolahnya karena mengambil untung dibalik kesengsaraan beban para orang tua yang kurang mampu

“Semoga ada kejelasan kedepannya karena kita tidak ingin kemiskinan kami menjadi sumber rejeki untuk vpihak sekolah,” kesalnya.

Sementara itu, pihak SMPI AL Kholiliyah ataupun Ketua Yayasan hingga berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban atas konfirmasi dari awak media.

Sekedar diketahui, bantuan PIP di SMPI AL Kholiliyah semenjak tahun 2018 hingga saat ini belum pernah diberikan kepada masing-masing penerima sehingga menimbulkan kecemasan diantara para siswa dan wali murid. (tmm/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar