Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya saat berkunjung Ponpes Tebuireng (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya Berkunjung ke Ponpes di Jombang

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya saat berkunjung ke Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

JOMBANG (jurnalMojo.com)

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, melakukan kunjungan kerja ke beberapa pondok pesantren di Kabupaten Jombang pada Senin, (30/11).

Dua petinggi Polri dan TNI yang baru saja menjabat ini berkunjung ke Pondok Pesantren Tebuireng dan Pondok Pesantren Tambakberas.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto mengatakan, bahwasanya kunjungannya ke ponpes di Jombang bersama Kapolda Jatim ini untuk bersilaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai pejabat baru.

“Kita tidak semata-mata hanya memberikan bantuan. Tapi sebagai orang baru kami silaturahmi, memperkenalkan diri, dan minta doa restu semoga dalam melaksanakan tugas-tugas kedepan bisa berjalan lancar, aman dan sukses,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta menerangkan, bahwa pihaknya selaku warga baru Jawa Timur sebagai Kapolda bersama Pangdam yang hampir bersamaan tugasnya, ingin bersilaturahim ke tokoh ulama di Jatim.

“Kami ke Tambakberas ini ingin mengikat silaturahim, komunikasi dalam rangka untuk mensukseskan tugas-tugas kami kedepan. Khususnya dalam menangani Covid-19, pilkada maupun pengamanan Natal dan tahun baru,” paparnya.

Untuk tugas jangka panjang, Kapolda mengatakan kunjungannya untuk menjaga keutuhan dan kerekatan bangsa. Dimana Tambakberas menjadi salah satu poin penting bagi pihaknya.

“Terkait penanganan Covid-19 di Jatim, kami dan Pangdam sudah rapat bersama Ibu Gubernur, bahwa kami akan melaksanakan operasi yustisi yang sudah ada dengan sasaran tertentu,” urainya.

Kapolda mengatakan, daerah-daerah yang angkanya meningkat. Penanganannya bisa dilaksanakan bersama dengan tim satgas Covid-19 pemda masing-masing. Lalu pihaknya akan mensasarkan pada tempat-tempat ataupun kegiatan yang ada pengumpulan masa.

“Soal sanksi, ikuti saja bagaimana tingkatan kesalahannya. Nanti hakim yang memutuskan sesuai dengan denda yang diberikan kepada pelanggar,” pungkasnya.

Perlu diketahui, bahwasanya Pangdam V/Brawijaya yang baru Mayjen TNI Suharyanto menggantikan posisi Mayjen TNI Widodo Iryansyah pada Selasa, (03/11/2020). Sedangkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta menggantikan Irjen Pol M Fadil Imran. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar