Lokasi tambang pasir ilegal di Desa Bugasurkedaleman, Kecamatan Gudo (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Banyak Tambang Pasir Ilegal Di Gudo, Aktivis Dorong APH Turun

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Banyaknya aktivitas tambang pasir ilegal di Desa Bugasurkedaleman, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mendapat sorotan dari aktivis lingkungan hidup.

Aktivis lingkungan Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton), Amirudin, menyayangkan langkah pemerintah yang terkesan saling lempar tanggung jawab. Terkait galian pasir di Desa Bugasurkedaleman.

”Selama ini saya menilai penindakan untuk galian itu sangat lemah. Bahkan terkesan saling tunggu,” kata Amirudin pada sejumlah jurnalis, Jum’at (18/09/2020).

Ia menyebut, seharusnya apabila sudah diketahui aktifitas tambang pasir itu ilegal. Harus dilakukan penindakan tegas.

”Sebenarnya pemerintah maupun aparat penegak hukum (APH) ini tahu. Tapi tinggal berani atau tidak untuk melakukan tindakan tegas,” ujar Amirudin.

Ia mengatakan sejumlah aktivis lingkungan hidup mempertanyakan, tidak beraninya penindakan yang dilakukan pemerintah maupun APH terkait masalah ini.

”Malah masyarakat yang berjuang sendiri. Bahkan sampai melakukan demo seperti yang di Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoto waktu lalu,” ungkapnya.

Bahkan, saat ini juga ditemukan banyak aktivitas tambang pasir ilegal di sungai dengan menggunakan mesin ponton. Padahal kedepannya kerusakan yang dialami justru semakin parah.
”Ini sama saja terkesan pembiaran,” katanya.

Ia menyebut bahwa dalam Undang-Undang Minerba sudah jelas terkait pasal-pasal yang mengatur atau sanksi yang harus diberikan ke pelaku tambang ilegal.

”Sehingga ini harusnya segera dilakukan penindakan, jangan sampai sudah rusak baru ada penanganan,” paparnya.

Mengingat, lanjut Amirudin, sungai merupakan kewenangan dari BBWS. Sehingga, BBWS yang harus bertanggung jawab untuk segera menyelesaikan permasalahan ini.

”Kami berharap semua pihak sadar dan bertanggung jawab untuk penindakan tambang ilegal yang dilakukan,” pungkasnya. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar