Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Tinjau Situs Sumberbeji, Bupati Jombang : Pemkab akan Gelontor 175 Juta di 2020

Situs Sumberbeji di Desa Kesamben Ngoro Jombang (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

JOMBANG (jurnalMojo.com) – Tinjau lokasi situs Sumberbeji, yang terletak di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro Jombang, Jawa Timur, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang akan gelontorkan sejumlah anggaran untu situs tersebut.

Menurut penjelasan Bupati, Pemkab Jombang akan menyiapkan anggaran 175 juta pada tahun 2020, sebagai upaya pengembangan dan pelestarian Situs Sumberbeji. Selain itu, Bupati menyebut bahwa Pemkab juga sudah menyiapkan anggaran untuk mendukung kelanjutan pelestarian situs ini.

Perlu diketahui, bahwa Bupati datang dengan tim dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan juga BPCB Jawa Timur. Rombongan Bupati datang ke Sumberbeji sekitar pukul 10.00 WIB. Didampingi beberapa kepala OPD, bupati melihat langsung beberapa temuan jaladwara dan frgman yang disimpan di gazebo.

Bupati, juga mengecek kondisi petirtaan yang sudah dikuras. Tim dari BPCB juga menjelaskan satu persatu kondisi petirtaan yang sudah terbuka. Mulai saluran masuk, bangunan tengah, sistem pengendalian air dan sistem pembuangan air yang sudah ditemukan dalam ekskavasi terakhir. Beberapa kepala OPD juga nampak mengecek kondisi saluran buang situs untuk dilakukan normalisasi.

Usai melakukan peninjauan, bupati menyebut temuan petirtaan Sumberbeji adalah temuan yang luar biasa bagi Jombang. Karenanya, pihaknya mengaku sudah menyiapkan anggaran di tahun depan.

“Dari pemkab, angaran sudah kita sediakan, masuk di Dinas Pendidikan dan kebudayaan nantinya, kami sudah merencanakan untuk dana pendampingan itu untuk 2020. Untuk jumlahnya Rp. 175 juta,” terang Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Kamis (7/11/2019).

Dana yang disiapkan itu, smabung Bupati, akan digunakan untuk dua hal penting. Pertama, adalah kepentingan kelanjutan ekskavasi dan studi di Sumberbeji. Selain itu, dana yang ada juga digunakan untuk pembuatan regulasi.

“Jadi kita siapkan juga aturannya nanti, supaya seluruh temuan yang sudah ada dan yang akan datang bisa segera dapat kejelasan status juga pelestariannya,” terannya.

Bupati Mundjidah menyebut akan ada beberapa planning untuk situs sumberbeji dalam waktu dekat. Selain akan mengutamakan fungsi wisata yang bisa dikembangkan dari situs ini, sejarah dan fungsi sumber atau mata airnya juga akan jadi perhatian.

“Yang jelas tentu akan bisa untuk wisata, dengan wisata baru ini Umkm jalan, ada manfaat buat warga. Selain itu, pertanian jalan dengan air ini. Nanti dari Pinas Perdagangan masuk, PUPR, Perkim, pertanian semuanya kolaborasi nanti,” pungkasnya. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar