Korban AR usai disholatkan di masjid Ponpes Mamba’ul Ulum Mojosari (Hasan Assegafh/JurnalMojo.com)

Penganiaya Santri Mamba’ul Ulum Hingga Meninggal, Akhirnya Ditetapkan Sebagai Tersangka Tunggal

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) – Setelah melakukan penyidikan sejumlah saksi selama 1 x 24 jam, Sat Reskrim Polres Mojokerto akhirnya menetapkan WN (17) pelajar yang tinggal di Desa Tanjung Kenonggo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sebagi tersangka dugaan penganiayaan terhadap salah satu santri Ponpes Mamba’ul Ulum, Mojosari yang meninggal dunia

AKP M Solikhin Fery, Kasat Reskrim Polres Mojokerto menegaskan jika WN resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah memeriksa 4 saksi. “Ditetapkan sebagai pelaku anak atau pelaku tunggal,” ungkap Fery, Kamis (22/8/2019).

Penetapan sebagai tersangka setelah pihaknya melihat hasil otopsi korban di RS Bhayangkara, Pusdik Sabhara Porong Sidoarjo serta melakukan gelar perkara terkait meninggalnya korban akibat penganiayaan.

Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, pihaknya mengaku jika motifnya lantaran korban keluar pondok tanpa ijin. ”Hasil otopsi, penyebab meninggalnya korban akibat luka di kepala, tengkorak belakang pecah,” ujar mantan Kanit Jatanras Polda Jatim.

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah AR, korban yang meninggal dunia telah dimakamkan di pemakaman keluarga Ponpes Mamba’ul Ulum, Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Sedangkan Pengurus Ponpes Mamba’ul Ulum membantah tidak ada penganiayaan senior terhadap junior.

Pengasuh santri pria, Mahfudin Akbar mengatakan sekitar pukul 23.30 WIB, Senin (19/8) dirinya mendapat laporan ada salah satu santri terjatuh dan ada di rumah sakit.

Istri Mahfudin Akbar, Annisatul Fadilah menambahkan pengurus ponpes sudah melakukan pertolongan dengan membawa korban ke RS dr Prof Soekandar Mojosari lalu dirujuk ke RS Sakinah, Sooko.

Begitu tiba di RS Sakinah, kata Anisatul, saat mau dibawa ke RS dr Soetomo Surabaya, korban sudah dinyatakan meninggal dunia. (has/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar