Hunting Motivasi, KBM Bojonegoro Sambangi TBM Kinanthi

Salah satu peserta KBM saat membacakan puisi hasil karyanya (Slamet Widodo for jurnalMojo.com)

BOJONEGORO (jurnalMojo.com) – Guna mendapatkan motivasi serta menambah pengalaman terkait teknik menulis artikel maupun jurnalistik. Komunitas menulis Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro cah ndeso, terus melakukan inovasi.

Salah satunya dengan cara mengunjungi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kinanthi, Jum’at (28/06/2019) siang.

Komunitas menulis yang berjumlah dua belas anggota keluarga KBM (sebutan untuk anggota komunitas) turut hadir di TBM milik Emi Sudarwati, guru Bahasa Jawa SMPN 1 Baureno sekaligus penulis ternama asal Bojonegoro itu.

Rombongan tiba di lokasi yang beralamat di Dusun/Desa Blong song, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro sekitar pukul 14.30 WIB, mereka disambut hangat tuan rumah.

Slamet Widodo, ketua rombongan mengatakan, tujuan dari kunjungan tersebut untuk silaturahmi dan saling mengenal. Menurutnya, sebagai ketua serta pendiri komunitas, ia sengaja mengajak anggotanya belajar menulis langsung kepada penulis ternama di kota ledre ini.

“Ya, kita silaturrahim Mas. Saya juga ingin mengenalkan Bu Emi kepada anak-anak,” tuturnya.

Selain itu, lanjut pendiri KBM Bojonegoro ini, supaya anggotanya termotivasi untuk terus berkarya melalui tulisan.

“Kita datang untuk meminta nasihat dan motivasi dari Bu Emi. Terpenting lagi, kita konsultasi banyak hal tentang literasi. Beliau adalah guru menulis saya,” jelasnya.

Masih kata ketua KBM Bojonegoro Periode Oktober 2017-Desember 2018, tidak semua anggota KBM Bojonegoro bisa hadir pada acara tersebut. Sebenarnya anggota lainnya ingin sekali turut hadir pada acara tersebut.

“Dari 33 anggota yang bisa ikut hanya ini. Karena terbatasnya waktu dan kesempatan, sehingga mereka tak bisa ikut,” tutur pria yang juga Guru Matematika MTsN 3 Bojonegoro.

Sementara itu, Emi Sudarwati, penulis buku “Kinanthi” dalam sambutannya mengatakan, pihaknya merasa bahagia atas kunjungan anggota KBM di TBM miliknya.

“Kami sekeluarga senang dan bahagia mendapat kunjungan dari KBM Bojonegoro ini. Selamat datang di rumah sederhana kami,” tuturnya didampingi suami tercinta.

Jika ingin sukses dalam menulis, lanjut guru pemenang Inovasi Pembelajaran (Inobel) tingkat Nasional tahun 2016 ini, ada satu kunci utama. Ia menyebutkan, salah satunya perbanyaklah membaca buku.

”Sebab dengan membaca kita akan mengenal dunia. Dengan menulis kita akan dikenal dunia,” pesannya.

Masih kata ibu yang pernah singgah di Belanda ini, ada satu pesan sakti yang ingin ia sampaikan.

”Apa pun profesimu, menulislah. Maka dunia akan mengenalmu,” tuturnya mantap.

Acara pada siang itu cukup gayeng. Penuh kehangatan dan kekeluargaan. Saat masuk rumah rombongan disambut ratusan buku yang tertata rapi di rak buku.

Seluruh peserta yang hadir dipersilahkan duduk melingkar di ruang tengah. Sambil menikmati cemilan dan pemandangan desain rumah yang memiliki nilai estetika unu. Masing-masing peserta diberi hadiah sebuah buku karya siswa SMPN 1 Baureno yang ia bimbing.

Jika diamati, di ruangan tersebut terdapat satu lemari besar. Berisi ratusan buku yang ia tulis dan buku karya siswa serta komunitas yang ia bimbing.

Pada pertemuan singkat itu, semua yang hadir diberi tips dan trik dalam menulis. Usai menjelaskan, seluruh peserta yang hadir diberi tugas menulis sesuai dengan kemampuan. Berupa puisi, artikel, cerpen dan lainnya.

Di akhir pertemuan, beberapa peserta diminta membaca karyanya di hadapan peserta lainnya dan diapresiasi.

Terpisah, Rahayu Lestari Putri, salah satu anggota KBM yang berasal dari Kecamatan Bobolan-Bojonegoro, mengaku sangat senang bisa turut hadir pada acara tersebut.

”Meski rumah saya jauh, dan sempat bingung, saya sama sekali tidak menyesal pak. Justru saya akan menyesal jika tidak ikut kesana. Saya baru tahu tentang Bu Emi,” tuturnya.

Hal senada juga diucapkan Dewi Aminatus Sukma, keluarga KBM dari kecamatan Balen-Bojonegoro.

“Tidak Pak, meski sempat bingung, nggak merasa menyesal. Justru saya malah alhamdulillah, dapat ilmu baru dan buku dengan cuma-cuma,” pungkas dia. (met/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar