Tompel salah satu pelaku curas yang berhasil diamankan polisi. (Elok Aprianto/jurnalMojo)

Satu dari Enam Pelaku Curas di Jombang Dibekuk Polisi

Kendaraan milik pelaku yang diamankan polisi. (Elok Aprianto/jurnalMojo)

JOMBANG (jurnalmojo.com) – Satu dari enam pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di area persawahan Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jawa Timur, pada Jumat, (22/6/2018) lalu, berhasil dibekuk Polres Jombang.

Pelaku curas yang berhasil dibekuk polisi di rumahnya tersebut bernama Widiyanto alias Tompel (27), warga Dusun Tempuran, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang.

Peristiwa curas ini terjadi saat korban Abid Ahmad (16), pelajar asal Dusun Gondoruso, Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto dan temannya M. Zainal Abidin, hendak ke Mojoagung.

Dan sesampainya di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), yakni jalan persawahan, korban berpapasan dengan pelaku yang jumlahnya lebih dari lima orang dengan mengendarai tiga motor.

Selanjutnya salah satu pelaku berteriak pada korban sehingga korban berhenti. Lantas korban yang berhenti dihampiri pelaku bersama dengan temannya, untuk menanyakan dimanakah lokasi pertunjukan kuda lumping.

Dan salah satu pelaku atas nama TN, langsung membacok pundak korban, dan membawa lari sepeda motor korban Honda Supra Fit dengan nomor polisi W 5471 PG, warna hitam tahun 2003.

“Korban mengalami kerugian materiil Rp 3.000.000 dan korban juga mengalami luka bacok di pundaknya. Atas kejadian tersebut, di laporkan ke SPKT Polres Jombang guna proses lebih lanjut,” terang Kasubag Humas Polres Jombang, AKP Hariyono, Selasa (18/6/2019).

Masih menurut penjelasan Hariyono, menindaklanjuti laporan korban tentang adanya peristiwa tersebut, sejumlah petugas kepolisian melakukan penyelidikan. “Dan dari hasil penyelidikan tersebut, diketahui keberadaan salah satu pelaku curas,” jelasnya.

Dan pada Senin, (17/6/2019) sekitar pukul 07.30 WIB, pelaku dapat ditangkap. Saat dilakukan pemeriksaan pada pelaku, tersangka mengakui perbuatannya.

“Pelaku dapat ditangkap dan mengakui perbuatannya bahwa pelaku benar telah bersama-sama melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban Abid Ahmad, dan berhasil mengambil satu unit motor Honda Supra Fit,” terangnya.

Pada petugas, lanjut Hariyono, pelaku juga mengaku bahwa uang hasil penjualan motor curian tersebut digunakan untuk membeli miras dan berfoya-foya bersama pelaku lain. Dan atas perbuatannya pelaku kini diamankan di Polres Jombang guna kepentingan lebih lanjut.

“Pelaku dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan yang di maksud dalam pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke 1e KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tukasnya. (elo/yus)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar