Tersangka M Samsul Arifun Zuhri dan Riska Nungki Ratih. (Foto/Istimewa)

Diburu Dua Pekan, Sepasang Kekasih Pencuri Emas Akhirnya Dibekuk

SURABAYA (jurnalmojo.com) – Perburuan Tim Reserse Polsek Genteng meringkus pelaku pencurian perhiasan emas selama dua pekan, akhirnya membuahkan hasil. Dua orang pelaku berhasil ditangkap. Mereka merupakan sepasang kekasih.

Berdasar informasi yang dihimpun, kedua pelakunya itu bernama Riska Nungki Ratih (24), warga Jalan Tempel Sukerejo 5, Nomor 28 B, Surabaya, dan M Samsul Arifun Zuhri (23), yang ber-KTP di Jalan Jenderal Suparman Panggungrejo, Pasuruan. Keduanya dikabarkan ditangkap di sebuah kamar kos di kawasan Pasuruan.

Kapolsek Genteng, Kompol Ari Trestiawan saat dikonfirmasi membenarkan, jika pelaku pencurian perhiasan emas sudah diamankan. Namun, ia masih enggan menjelaskan secara detail proses penangkapan dan sepak terjang pelaku, lantaran masih dalam proses penyelidikan. Apalagi, KTP yang dipakai pelaku ternyata palsu.

“Masih kami dalami, kembangkan. Karena yang bersangkutan ini menggunakan KTP palsu. Kami masih akan telusuri darimana mereka dapatkan KTP-nya tersebut,” jelasnya, Sabtu (20/4/2019).

Seperti diketahui, dua sejoli tersebut diburu polisi setelah kedapatan mencuri perhiasan emas senilai puluhan juta rupiah di rumah Ferdinand Sutanto (36), warga Jalan Kalianyar 21 G, RT 4 RW 12, Genteng, Surabaya, pertengahan Maret lalu.

Dalam aksinya, pasangan muda ini datang ke rumah korban untuk melamar pekerjaan. Sebab, sebelumnya korban memang menyebar pengumumuan sedang membutuhkan pembantu rumah tangga. Setelah diperiksa identitas keduanya, korban pun percaya dan menyerahkan rumah korban untuk diurus.

Setelah sampai seminggu bekerja, keduanya lantas mencari kelengahan korban untuk mencari tempat penyimpanan barang berharga. Salah satunya perhiasan. Dan saat keadaan rumah sedang sepi, mereka langsung beraksi.

Selain berhasil mencuri perhiasan, menurut keterangan korban saat dimintai keterangan di kepolisian, ternyata kedua pelaku juga sempat hendak menculik anaknya yang masih berumur 7 tahun. Bahkan, mereka juga sempat mengancam pembantu lain di rumah tersebut untuk membawa kabur anaknya. (ahm/yus)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar