Bupati H. Slamet Junaidi ketika menyerahkan SK CPNS. (Binzar/Jurnalmojo)

Serahkan SK CPNS, Bupati Sampang Tekankan Untuk Memberikan Pelayanan Prima

Para CPNS ketika akan menerima SK di Pendopo Trunojoyo. (Binzar/Jurnalmojo)

SAMPANG (Jurnalmojo.com) – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyerahkan secara simbolis petikan putusan Bupati Sampang surat keputusan (SK) pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun anggaran 2018 kepada 222 honorer kategori dua (K2), Senin (01/04/2019).

Penyerahan petikan SK CPNS tersebut dilakukan di Pendopo Trunojoyo Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan Kota, Kebupaten Sampang yang dihadiri oleh Sekertaris Daerah (Sekda) beserta semua jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi secara langsung mengucapkan selamat bagi yang telah menerima SK pengangkatan sebagai CPNS formasi tenaga honorer K2 dan formasi umum dalam lingkup pemerintah Kabupaten Sampang usai menyerahkan SK secara simbolis.

“Bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS), kesempatan ini hendaknya disyukuri dan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dimanapun bertugas saat ini dan seterusnya,” ucapnya.

H. Idi sapaan akrabnya menyerahkan SK Bupati tentang pengangkatan CPNS yang telah dinyatakan lulus ketika mengikuti tes CPNS pada Oktober 2018 dan diangkat dan ditetapkan melalui keputusan pada 26 Maret 2019.

“Saya harap para semua CPNS ini bisa bekerja dengan ikhlas dalam melayani masyarakat secepatnya serta lebih mencintai Kabupaten Sampang,” harapnya.

Dengan di terimanya SK CPNS ini merupakan sebuah tanggung jawab moral untuk jadi bagian dari birokrasi pemerintah Kabupaten Sampang dan harus siap melayani masyarakat, sebab PNS itu sendiri adalah abdi negara, abdi pemerintah serta abdi masyarakat.

“Oleh sebab itu dalam bekerja harus ditanamkan rasa cinta dan diniatkan untuk ibadah, karena ini semua adalah amanah yang harus dipertanggung jawabkan di dunia ataupun akhirat,” sejatinya.

Diakhir sambutannya Bupati Sampang sedikit bercerita yang sudah lama untuk bercita-cita terjadap anaknya sendiri yang sebentar lagi mau lulus kuliah di bidang Kedokteran untuk bisa kembali ke Sampang dan mau mengabdikan dirinya di daerah terpencil dalam membangun Kabupaten Sampang.

“Maka dari itu semua saya tidak mau punya CPNS yang cengeng, jadilah mental pejuang, tidak ada alasan untuk meminta dan memilih tempat bekerja, kedepannya semuanya untuk bisa lebih mencintai Kabupaten Sampang dengan niat yang tulus dan bekerja dengan ikhlas,” tutupnya.

Plt Kepala Dinas BKPSDM Yuliadi Setiawan S.Sos, MM saat ditemui di tempat sama menjelaskan bahwa nantinya semua para CPNS akan diberikan dan dilakukan pembekalan dengan melakukan pra-jabatan secara bertahap pada bulan Mei mendatang, yang akan diselenggarakan oleh pemerintah provinsi.

“Hal itu kami lakukan sebagai upaya pada semua CPNS untuk wajib mengikutinya maksimal 2 tahun kedepan dan dalam hal ini status CPNS masih calon dan bisa saja diberhentikan jika melakukan hal yang mencoreng nama pemerintah daerah,” jelasnya.

Total seluruh cpns yang menerima SK pengangkatan sebagai CPNS sebanyak 222 orang dengan formasi Umum sebanyak 75 orang terdiri dari tenaga kesehatan 48 Orang dan tenaga teknis sebesar 27 Orang yang kemudian tenaga honorer K2 sebanyak 145 guru dan tenaga kesehatan hanya 2 orang.

“Namun, untuk menjadi PNS, 222 orang ini masih harus melewati beberapa tahapan. Yakni pra-jabatan dan tes kehatan,” urainya.

Selain itu juga Yuliadi Setiawan memastikan seluruh CPNS yang saat ini menerima SK untuk bisa segera bekerja dengan baik meskipun sudah mendapatkan nomor induk pegawai (NIP). Jangan sampai ucapanya tidak sesuai dengan formasi awal penempatan.

“Kami ingatkan kepada semua CPNS, bahwa saat ini masih berstatus CPNS, jadi masih uji coba sebelum menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), jadi bekerjalah dengan baik,” tukasnya. (bin/eaz)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar