Korban penganiayaan yang meninggal di kebun tebu. (Doc/jurnalMojo)

Satu Buron Pelaku Pembunuhan Pemuda di Kebun Tebu Jombang, Menyerahkan Diri

JOMBANG (jurnalmojo.com) – Satu dari tujuh orang buron pelaku pengeroyokan yang menewaskan M Abdul Choir (28), akhirnya menyerahkan diri ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang, Rabu (24/10/2018).

Pelaku tersebut berinisial MZ (17), warga Dusun Tegalan, Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito. “Tersangka menyerahkan diri,” kata Kasubag Humas Polres Jombang, Iptu Sarwiaji, Jumat (26/10/2018).

Saat dimintai keterangan, lanjut Sarwiaji, selama pelarian pasca kejadian Senin, (8/10) lalu, tersangka berada di sekitaran Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. “Dia ngamen di Trowulan,” ujarnya.

Peraktis, dengan satu buron menyerahkan diri, polisi kini masih memiliki PR (pekerjaan rumah) mengejar enam orang sisa DPO.

“Kami berharap pihak keluarga juga ikut membujuk agar segera menyerahkan diri dan patuh menjalani proses hukum yang berlaku,” pungkas Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyo Budi.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito mendadak heboh pada Senin (8/10/2018) pagi. Ini setelah ditemukannya sesosok mayat berjenis kelamin pria yang tergeletak di pinggir jalan area kebun tebu setempat.

Diketahui indentitas mayat diketahui bernama M Abdul Choir (28), warga Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito. Tak lama aparat dari Satreskrim Polres Jombang berhasil menangkap tersangka pembunuhan terhadap M Abdul Choir.

Tersangka diketahui berinisial AF (17), buruh serabutan asal Desa Curahmalang. Polisi menangkap tersangka di tempat persembunyiannya di Surabaya pada Senin, (8/10/2018) siang kemarin, tanpa perlawanan.

Dari pengakuan tersangka pada petugas, dirinya tak sendirian melakukan aksi pembunuhan tersebut. Ia sengaja melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dengan tujuh rekannya yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ketujuh DPO tersebut diantaranya, MZ, AM, RI alias BK, AB, SL, DX dan IK, yang semuanya warga Desa Curahmalang. (elo/yus)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar