Proses tes rohani dan kesehatan para caleg di RSUD Jombang. (Elok Aprianto/jurnalMojo)

Mendekati Pileg, Caleg Dari Berbagai Partai Jalani Tes Rohani Dan Jasmani di RSUD

Direktur RSUD Jombang, Dr Pudji Umbaran, saat ditemui sejumlah jurnalis di kantornya. (Elok Aprianto/jurnalMojo)

JOMBANG (jurnalmojo.com) – Memasuki tahapan pemilihan legislatif (Pileg), ratusan calon anggota legislatif (Caleg) dari berbagai partai politik (Parpol) mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk menjalani tes kesehatan jasmani dan rohani.

Hal ini dikarenakan RSUD Jombang ditunjuk oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai rumah sakit yang bisa melakukan tes kesehatan bagi caleg maupun calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), mengingat RSUD Jombang adalah rumah sakit yang menyandang status rumah sakit pusat rujukan regional di bagian tengah.

“Sejak kamis kemarin telah berdatangan para calon legislatif dari berbagai parpol datang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di tempat kita. Untuk jumlahnya kurang lebih 100, baik dari Jombang maupun luar Jombang, baik untuk DPRD Kabupaten Kota, maupun provinsi dan RI, serta untuk calon anggota Bawaslu,” kata Direktur RSUD Jombang, Dr Pudji Umbaran, pada sejumlah jurnalis. Selasa, (03/07/2018).

Puncak kedatangan caleg ini, lanjut Pudji, terjadi pada hari Jumat kemarin, dan diperkirakan hari ini juga akan terjadi peningkatan jumlah caleg yang melakukan tes kesehatan di RSUD Jombang.

“Hari Jumat sudah mulai agak banyak, dan Senin kemarin kunjungan sangat banyak, dan hari ini dimungkinkan kunjungan akan banyak juga yang melakukan pemeriksaan kesehatan jasmani dan tes bebas narkoba,” ujar Pudji.

Masih menurut penjelasan Pudji, namun sesuai dengan informasi yang diberikan KPU, bahwa caleg juga diwajibkan untuk menjalani pemeriksaan rohani, maka pihak RSUD akan melakukan tes kejiwaan pada masing-masing caleg untuk memenuhi permintaan KPU tersebut.

“Saya mendapatkan info dari KPU bahwa harus ada pemeriksaan kesehatan yang lengkap, baik kesehatan jasmani maupun rohani, untuk itu kami nanti akan berkordinasi aktif dengan KPU terkait kepastian surat yang harus kami keluarkan, karena tesnya berbeda. Kalau hanya jasmani melalui pemeriksaan laborat itu sudah mencukupi, tapi kalau rohani, maka kami akan melakukan tes kejiwaan pada masing-masing caleg yang meminta surat kesehatan,” terang Pudji.

Saat ditanya mengenai hasil pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani yang dilakukan oleh caleg, pihaknya mengatakan, bahwa seluruh caleg yang melakukan pemeriksaan kesehatan dinyatakan baik jasmaninya dan juga bebas dari narkoba.

“Alhamdulillah para caleg yang kita periksa hasilnya adalah baik, dan tes narkobanya dinyatakan negative, artinya bebas narkoba. Dan surat sudah disampaikan pada yang bersangkutan setelah melakukan tes jasmani dan tes bebas narkoba,” beber Pudji.

Dari pantauan di RSUD Jombang, tampak beberapa caleg sedang menjalani tes kesehatan, baik jasmani maupun rohani. Syarif Hidayatullah (Gus Sentot), salah satu Caleg dari Partai Demokrat yang mengikuti tes tersebut, mengaku sedikit kecewa karena adanya pemberitahuan dari KPU yang sangat mendadak untuk mengikuti tes rohani.

“Cuman yang kami sesalkan adalah pemberitahuan yang mungkin agak terlambat. Kemarin kami sudah melakukan tes kesehatan, ternyata masih ada tambahan untuk mengikuti tes kesehatan rohani, dan itu mendadak,” ungkap Gus Sentot.

Ketika ditanya pemberitahuan dari pihak manakah yang dainggap mendadak oleh para caleg, Gus Sentot yang merupakan Caleg Dapil Satu Jombang-Peterongan tersebut menjelaskan, bahwa pemberitahuan dari KPU baru diketahuinya kemarin malam, dan pihaknya langsung mengikuti tes rohani pada pagi ini.

“Pemberitahuan dari KPU kemarin, ternyata syarat tes kesehatan itu juga harus ada tes kesehatan rohani juga,” katanya.

Meski demikian, beberapa caleg yang mengikuti tes kesehatan baik jasmani maupun rohani di RSUD Jombang mengaku tidak ada kesulitan, karena mereka sudah melakukan persiapan secara matang.

“Kalau kesulitan gak ada kesulitan, karena ini sesuatu yang kita jalani setiap hari-harinya dan kita tinggal jalani aja, cuman kita mau fokus atau tidak untuk mengikutinya,” pungkas Gus Sentot. (elo/yus)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar