Calon pembeli melihat cara pembuatan kuningan. (Mega/jurnalMojo)

Mengintip Kerajinan Cor Kuningan Bejijong Trowulan

Kosim berada di dekat hasil kerajinan kuningannya. (Mega/jurnalMojo)

MOJOKERTO (jurnalmojo.com) -Desa Wisata Bejijong merupakan desa yang menjadi sentra industri cor kuningan. Desa Bejijong banyak terdapat pengusaha kerajinan cor kuningan.

Produk yang dihasilkan berupa hiasan interior dan eksterior dari kuningan seperti patung Budha, replika candi Majapahit, asbak, gantungan kunci dan lain-lain.

Kosim (47) merupakan salah satu pengusaha pembuatan patung dari cor kuningan. Ia menekuni kerajinan ini sejak tahun 2000, tamat sekolah menengah pertama (SMP) ia memutuskan untuk menjadi pengrajin cor kuningan.

“Membuat patung dari cor kuningan ini sendiri membutuhkan proses yang sangat lama dari bahan mentah hingga barang jadi, waktu yang dibutuhkan kira-kira 15 hari,” ujarnya.

Dirinya belajar membuat patung cor kuningan hanya butuh waktu 1 bulan saja, merasa sudah mempunyai keahlian dalam bidang cor kuningan, akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari tempat kerjanya dan membuka usaha sendiri.

Berkat kesabarannya menggeluti usaha patung dari cor kuningan selama belasan tahun kini ia mempunyai 5 pegawai yang dipekerjakan.

“Bahan kuningan sudah ada yang mengantar dan bagi saya tidak ada kendala apapun dari mulai bahan baku sampe proses pembuatan patung,” tukas Kosim kepada jurnalmojo.com Kamis (22/02/2018).

Harga patung bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan. Rata-rata patung buatannya dikirim ke pulau dewata Bali. Omset yang ia raup selama sebulan bisa mencapai Rp 35 juta.

Industri cor kuningan Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur ini pengunjung selain dapat berbelanja souvenir juga bisa menyaksikan langsung proses pembuatannya. (meg/pry)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar