Kapolres – Dandim Kompak, Sarapan Nasi Bungkus Bersama 50 Siswa Latja

Kapolres bersama Dandim usai sarapan nasi bungkus dan berbincang di bawah monumen bola (Ujeck/JurnalMojo.com)

MOJOKERTO (Jurnalmojo.com) – Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata didampingi Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Herawan Weharema bersama para perwira polres dan 50 siswa Latja (latihan kerja) SMPN Polda Jatim, Kamis (22/02/2018) pagi, sarapan nasi bungkus di taman Stadion Gajah Mada Mojosari.

Pantauan JurnalMojo.com, kekompakan Kapolres, Dandim dan para perwira serta siswa Latja itu terlihat gayeng. Dengan duduk santai dibawah monumen sepak bola, mereka menikmati menu sederhana nasi bungkus. Kendati hanya komposisinya nasi putih, mie kuning, tahu serta seiris daging.

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, sarapan nasi bungkus ini sebagai wujud kebersamaan antara perwira dengan siswa Latja. Menurutnya, kebersamaan tak harus mahal, meskipun dengan sarapan nasi bungkus ini merupakan sebuah kesederhanaan.

Para siswa Latja saat menikmati sarapan nasi bungkus bersama Kapolres dan Dandim 0815 (Ujeck/JurnalMojo.com)

“ini juga bentuk silaturahmi, ngumpul bareng kami dengan Dandim bersama siswa Latja dan mencari suasana yang lain,” kata Leo, sapaan akrab Kapolres.

Kapolres mengaku senang, meski acara dadakan dan sederhana, namun Dandim berkenan hadir pada pagi ini. Selain itu, nasi bungkus hanya sebagai alat kekompakan dan kebersamaan.

“Mereka (siswa latja) ini ibaratnya mereka seperti kertas putih yang harus ditulis dengan tinta yang baik-baik, karena hanya dengan hitungan hari jangan sampai ada permasalahan, karena mereka sebentar lagi sudah dilantik,” harapnya.

Dia menambahkan serapan nasi bungkus serupa rencana akan dilakukan lagi saat olah raga bersama Forpimda dan wartawan dalam acara rangkaian hari pers nasional (HPN) Mojokerto.

Sebanyak 50 siswa Latja SPN Polda Jatim foto bersama Kapolres dan Dandim (Ujeck/JurnalMojo.com)

Sementara itu, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Herawan Weharema menegaskan dirinya sangat antusias dengan kegiatan sarapan nasi bungkus bersama siswa Latja. Menurut Dandim, acara sarapan nasi bungkus ini sebagai simbol sinergitas atasan dengan bawahan.

“Ini bagus sekali, Sinergitas yang luar biasa. Duduk sama-sama atasan dan bawahan,” pungkasnya. (pry/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar