Ruby Hartoyo Siap Hadapi Fit and Proper Test Sekretaris Daerah

Jurnalmojo.com
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Ruby Hartoyo. JurnalMojo/Rony Younarto
MOJOKERTO (jurnalmojo.com) – Pertarungan untuk merebut kursi Sekretaris Daerah Kota Mojokerto semakin memanas. Meski tidak mengundang banyak opini publik, namun prestise yang muncul menjadi pertaruhan yang menarik untuk diikuti.
Memanasnya perebutan kursi jabatan sekretaris daerah ini dilatarbelakangi dengan keikutsertaan pejabat-pejabat yang mempunyai ambisi cukup besar. Salah satu pejabat yang lolos pada tahap assesment. Dia adalah Ruby Hartoyo.
“Saya tidak menganggap hal ini sebagai sebuah pertarungan dan dalam kamus pribadi saya, tidak ada kata ambisi,”  ungkap Ruby merendah.
Kepala Dinas yang saat ini sedang berkonsentrasi pada tugas besar untuk membangun ulang Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto, Jawa Timur itu, tidak terlalu memikirkan siapapun pesaing-pesaing dalam perebutan kursi jabatan Sekretaris Daerah.
“Saya sangat hormat dengan beliau-beliaunya (red: Novi Rahardjo dan Agung Moeldjono), paparan yang disampaikan sangat bagus dan bermutu. Namun ini perihal amanah, dimana jabatan itu bukan untuk dipamerkan melainkan untuk dilaksanakan sebaik-baiknya,” katanya.
Yang terpenting, lanjutnya, apa yang harus dikerjakan maka kerjakanlah dengan sebaik-baiknya serta didasari oleh ketulusan hati. Niscaya, jabatan yang diemban akan menjadi sangat ringan. Jika beban itu ringan, pastilah pekerjaan itu berbuah manis dan maksimal.
Disinggung tentang kesiapan menghadapi fit and proper test esok, Ruby menjawab dengan ringan. “Saya sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk pelaksanaan test besok, baik fisik maupun mental. Saya tidak merasa terbebani dengan hal ini, yang pasti apa yang bisa saya paparkan tentulah hal terbaik untuk Kota Mojokerto,” ungkap mantan Kepala Dinas Perhubungan.
Apapun hasilnya, sambung Ruby, itulah yang terbaik dihadapan tim penilai dan wajib untuk dipatuhi serta dijunjung tinggi. Bagi Ruby, tidak perlu ada bantahan atau protes dan sejenisnya, karena semuanya untuk kebaikan bersama. Kebaikan pemerintah pada khususnya, dan warga masyarakat Kota Mojokerto pada umumnya.
Seperti diketahui, bahwa ada lima pejabat yang telah bertarung pada tahap assesment. Masing-masing, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kota Mojokerto, Happy Dwi Prastiawan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja, Hariyanto, Kepala Dinas Pendidikan, Novi Rahardjo, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Ruby Hartoyo dan Kepala BPPKA Kota Mojokerto Agung Moeldjono.
Dari hasil assesment yang dikeluarkan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Propinsi Jawa Timur, dinyatakan dua pejabat, yaitu Happy Dwi Prastiawan dan Hariyanto Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Tiga pejabat, Novi Rahardjo, Ruby Hartoyo serta Agung Moeldjono dipastikan lolos dan akan menghadapi fase fit and proper test selanjutnya.(ron/jek)
Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar