Keroyok Pemuda Sooko, 9 ABG Trowulan Dicokok

Jurnalmojo.com
Kesembilan tersangka yang diamankan Polsek Trowulan
MOJOKERTO (jurnalmojo.com) – Sebanyak 9 Anak Baru Gede (ABG) warga Dusun Pandansili, Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto terpaksa ditangkap polisi dan menjalani penahanan di Polsek Trowulan.
Sebab, mereka melakukan pengeroyokan terhadap Abdul Rokhim (16) seorang pelajar Kelas XII SMK Trowulan warga Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Akibatnya, korban mengalami luka memar dibagian wajah serta kepala  dan harus menjalani rawat inap di RSI Sakinah, Minggu (2/7/2017) dini hari.
Ke sembilan tersangka masing-masing Angga August Aditiya (20), M. Ainul Yakin (21), Andi Fajar Maulana (19), Isfan Fajar Setia (20), Ja’war Shodiq (25), M. Zahrul Albi (20), Eko Yondra Indriyanto (21), M. Fiki Setiawan (21) dan Hariyanto (26) warga Dusun Pandansili, Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. 
Pengeroyokan dialami korban sekitar pukul 23.00 WIB. Waktu itu, korban yang baru saja pulang dari jalan jalan mengantar teman wanitanya pulang ke rumah di Dusun Pandansili, Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan.
Ternyata belum sampai di rumah teman wanitanya, ditengah perjalanan korban dihadang oleh dua pemuda yang tak lain yakni, Angga August Aditiya (20) dan M. Ainul Yakin (21).
Mereka berdua bertujuan mengingatkan korban agar tidak mengantar pulang rumah gadis yang tak lain adalah mantan kekasih Angga tersebut hingga larut malam. Karena terjadi salah paham, akhirnya keduanya melakukan pemukulan terhadap tubuh korban yang kali pertama dilakukan oleh M. Ainul Yakin.

Merasa jiwanya terancam, korbanpun berusaha melarikan diri. Apes bagi korban, ketika sampai di halaman musala Desa Wonorejo, korban berhasil dihentikan oleh 9 ABG termasuk 2 pelaku yang berhadapan dengan korban sebelumnya.
Karena dikepung,  korban tak bisa berkutik dan hanya bisa pasrah saat menjadi bulan bulanan para tersangka tersebut.
Dari pengeroyokan itu,  korban mengalami luka parah dibagian wajah dan kepalanya. Puas menghajar korbannya, ke sembilan tersangka tersebut lalu meninggalkan  korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung menolong korban diantar kerumahnya.
Mengetahui adiknya mengalami luka dibagian tubuhnya akibat dikeroyok 9 pemuda, Hera Safitri (33) saat itu juga membawanya ke IGD RSI Sakinah, Kecamatan Sooko guna segera mendapatkan perawatan medis serta melaporkan kejadian yang menimpa adiknya tersebut ke Polisi.
Setelah dilakukan penyidikan, hanya dengan hitungan jam petugas Reskrim Polsek Trowulan berhasil membekuk ke sembilan pemuda tersebut di masing masing rumahnya. 
Kapolsek Trowulan, Kompol Sulkan mengatakan, setelah kita mendapatkan laporan terkait kejadian tersebut, saya langsung perintankan anggota untuk menyelidiki dan meringkus para pelakunya.
“Akibat ulah para tersangka, mereka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkasnya, Senin (3/7/2017). (joe/jek) 
Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar