Salah satu penyandang disabilitas saat dikunjungi tutor dari Dinsos PPPA. (Wiwit/Jurnalmojo)

Dinsos PPPA Sampang Lakukan Monitoring Program Inovasi Penyandang Disabilitas

SAMPANG (Jurnalmojo) – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( Dinsos PPPA) Sampang bidang Rehabilitasi Sosial ( Resos) melaksanakan kegiatan monitoring program inovasi 1 – 5 ke kediaman tutor di beberapa Kecamatan, Rabu (28/9/2022).

Program 1-5 merupakan inovasi bidang rehabilitasi sosial Dinsos PPPA Sampang menyasar penyandang disabilitas di Kabupaten Sampang.

Kabid Rehabilitasi Sosial Zainal Mustqin mengungkapkan program 1-5 diharapkan berjalan sesuai harapan sehingga dengan adanya program ini bisa menjadi kepanjangan tangan 1 tutor bisa membina penyandang disabilitas 5 orang di tiap kecamatan sesuai wilayah kerja masing – masing tutor.

“Kami menunjuk 1 orang sebagai tutor dan sebagai penggerak inspirator yang juga bisa membina atau memberi dan membangkitkan rasa kepercayaan diri tumbuh dalam diri mereka yang masih punya rasa minder,” terangnya.Rabu (28/9/2022).

Kemudian Zainal menambahkan, tutor yang ditunjuk mempunyai tugas membantu memobilisasi penyandang disabilitas yang belum terdata, atau tercover, disamping sebagai inspirasi untuk memotivasi tugas tutor mendata terkait dokumen kependudukan, sebab bila ada program mereka yang punya dokumen kependudukan yang menjadi penerima manfaat.

“Jadi tugas tutor sebagai jembatan penghubung bagi penyandang disabilitas, perhitungan secara sederhana 1 tutor punya binaan 5 orang nantinya yang 5 orang akan ketok tular , sehingga lambat laun akan semakin berkembang,” ungkapnya.

Kemudian Ia menjelaskan, sebelum tutor terjun kelapangan untuk menjalankan tugas, pihaknya memberikan bekal pelatihan bagaimana cara konseling dengan mendatangkan nara sumber psikolog Dari RSUD Moh. Zyn.

“Bagi Tutor kami memberi sedikit honor sebagai transport dalam menjalankan tugas until terjun ke lapangan,” paparnya.

Masih kata Zainal , pihaknya saat ini melakukan monitoring terhadap konerja para tutor di masing – masing kecamatan , dengan monitoring diharapkan ada sharing sehingga adanya permasalahan dibawah yang menjadi kendala bisa dicarikan solusi atau jalan keluar sehingga bisa menemukan jalan keluar yang terbaik.

“Kami mengucapkan selamat bertugas kepada para tutor, yang penting semangat, walau dengan keterbatasan yang penting niat tulus ikhlas menjalankan tubas,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, yang ditunjuk sebagai tutor adalah mereka yang mempunyai nasib yang sama sebagai penyandang disabilitas. Sementara tutor yang ada saat ini, Kecamatan Torjun, Pangarengan, Omben, Karang Penang, Kedungdung, Banyuates, Sampang. (wit/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar