Salah satu penerima bantuan RTLH di Desa Komis Kedungdung Sampang. (Tammim/Jurnalmojo)

Penerima Bantuan Keluhkan RTLH di Desa Komis Kedungdung Tidak Sesuai Teknis

SAMPANG (JurnalMojo.com) – Program Pemerintah dalam upaya mensejahterakan masyarakat melalui bedah rumah terus dikucurkan. Hal ini demi merubah tempat tinggal masyarakat agar menjadi layak huni.

Pada tahun ini program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) disebar luaskan di beberapa Kecamatan dan Desa dengan sumber anggaran yang bervariasi, seperti halnya RTLH dari dana alokasi umum (DAU) dan dari dana alokasi khusus (DAK).

Namun, berjalannya program tersebut tercium aroma tidak sedap karena dikerjakan tidak sesuai aturan dan tidak memprioritas kualitasnya.

Seperti halnya di rumah salah satu penerima bantuan bedah rumah di Desa Komis, Kecamatan Kedungdung hanya dikerjakan pemasangan tembok dan perbaikan lantai saja.

Markona salah satu penerima bantuan menuturkan bahwa perbaikan dirumahnya hanya pemasangan tembok saja itupun melanjutkan bukan pemasangan ulang karena sebelumnya sudah ada tembok namun hanya separuh.

“Cuman melanjutkan pemasangan tembok dan lantai dari semen saja, adapun lainnya masih menggunakan bahan rumah yang lawas,” ungkapnya, Senin, (6/12/2021) saat ditemui dikediamannya.

Pihaknya merinci secara detail bahan material rumah yang diterima dari Pemerintah bahwa bulan kemarin ada kiriman bata putih satu dum truk kemudian pasir dengan semennya serta pintu bersamaan dengan kusennya.

“Bahan material yang saya terima hanya bata putih, pasir, semen, pintu dan kusen, sedangkan lainnya masih punya saya yang digunakan,” ujarnya.

Pihaknya bertanya-tanya soal perbaikan rumah yang sebenarnya sebab sekitar tujuh bulan yang lalu dirinya sudah membeli seng untuk rumahnya dengan jumlah uang 3 juta akan tetapi tidak mendapatkan biaya ganti rugi.

“Saya beli seng karena atap rumah saya bocor, tetapi pada saat rumah dikerjakan saya tidak mendapatkan biaya ganti rugi padahal sudah saya katakan dua kali ke tukang,” katanya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Sampang Moh. Zis tidak bisa dimintai keterangan sebab dirinya masih ada dilapangan.

“Maaf saya masih dilapangan, langsung konfirmasi dengan Kabid yang menangani,” tulisnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Pertanahan (DPRKP) Sampang Abdul Rokib saat dihubungi tidak menjawab.

Sekedar diketahui, di Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang ada lima penerima bantuan RTLH dari Pemerintah Kabupaten Sampang. (tmm/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar