Jalan rusak berat yang ditanami pohon pisang oleh warga setempat (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Jalan Rusak Berat, Dinas PUPR Jombang Hanya Lakukan Pengecekan

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Jalan yang mengalami rusak parah dan ditanami pohon pisang di Desa Sidokaton, Kecamatan Kudu, Jombang Jawa Timur, sudah sampai di pejabat dinas terkait.

Meski sudah mendapatkan informasi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jombang, hanya sebatas lakukan pengecekan.

Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, mengaku akan segera menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan ke lokasi jalan rusak tersebut.

”Tentu kita segera melakukan pengecekan secepatnya. Kami baru mendapat laporan hari ini,” ujar Bayu, Selasa (16/11/2021).

Bayu menyebut, Dinas PUPR saat ini memiliki wacana untuk pemeliharaan jalan di tiga ruas berbeda. Diantaranya, di ruas jalan Ploso sampai pasar Ploso. Ruas Bawangan sampai Ploso dan yang terakhir ruas Kabuh dan Tapen.

Namun, Bayu menegaskan apakah jalan yang rusak berat dan ditanami pohon pisang itu masuk dalam tiga ruas tersebut. Pihaknya masih menunggu hasil pengecekan.

”Kami cek terlebih dahulu apakah jalan tersebut juga masuk ke tiga ruas jalan yang rencananya akan dilakukan pemeliharaan,” katanya.

Dan jika jalan yang rusak tidak termasuk ke tiga ruas jalan yang akan dilakukan pemeliharaan. Maka pihaknya akan melihat kondisi jalan. Apabila memang darurat, maka pihak PUPR akan melakukan perbaikan.

”Kalau memang perlu dilakukan pemeliharaan. Pastinya kami juga akan memasukan ke dalam pemeliharaan,” tegasnya.

Hanya saja, memang saat ini pemeliharaan jalan masih menunggu material dari BP2JN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional).

”Karena sesuai hasil rapat kemarin. BP2JN mempersiapkan material sedangkan dari PUPR Jombang mempersiapkan pekerja,” ucap Bayu.

Untuk pekerja sendiri sudah dipersiapkan untuk melakukan perbaikan. Sehingga, apabila material untuk pemeliharaan sudah sampai, langsung dilakukan perbaikan.

”Untuk perbaikan tetap menunggu pekerjaan jembatan selesai. Perbaikan rencananya akan dilakukan tahun depan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jalan penghubung antar Kabupaten Jombang dan Mojokerto mengalami kerusakan yang cukup parah.

Alhasil, warga yang geram dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki, merubah jalan tersebut menjadi ladang pohon pisang.(elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar