Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Imran saat memusnahkan barang bukti di kantor DLH Jombang (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Kejaksaan Negeri Jombang Musnahkan Barang Bukti yang Berkekuatan Hukum Tetap

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Kejaksaan Negeri Jombang, Jawa Timur musnahkan sejumlah barang bukti, yang berkekuatan hukum tetap, pada hari Kamis (08/04) sekitar pukul 10.30 WIB, di area kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang.

Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Imran menjelaskan dalam pemusnahan barang bukti ini, terdiri dari beberapa kasus. Mulai dari barang bukti kasus narkoba hingga, peredaran rokok illegal.

Ia merinci, dari perkara peredaran narkoba, terdapat 8.864 butir pil dobel L, yang dimusnahkan. Ribuan pil ini berasal dari 20 perkara. Sedangkan untuk sabu-sabu, terdapat 492, 57 gram sabu. Terdiri dari 90 perkara.

“Ini barang bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, sudah inkrah. Ada sabu, ada hand phone, ada rokok yang tidak bercukai, ada uang palsu,” terang Imran pada sejumlah jurnalis, usai pemusnahan barang bukti.

Lebih lanjut ia menjelaskan tugas dan fungsi jaksa penuntut umum salah satunya melakukan eksekusi terkait dengan pelaksanaan putusan dari pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Dari tahun 2020. Ini ndak bisa lama, dan harus dilaksanakan karena dalam rangka pengamanan. Ini juga karena ada pandemic, sehingga kita harus cari tempat dan waktu yang tepat, untuk melakukan pemusnahan,” paparnya.

Imran menjelaskan, jika proses pemusnahan barang bukti, ini juga mengacu asas ramah lingkungan.

Sehingga tidak membahayakan masyarakat. “Biasanya kita laksanakan di depan kantor ya. Saya lihat kemarin gak pas, dan bisa mempengaruhi aktivitas masyarakat. Jadi kita koordinasi dengan pemda, dan diberikan tempat yang ramah lingkungan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, selain narkoba, Kejaksaan juga memusnahkan 41 lembar uang palsu pecahan 50 ribu rupiah. Bahkan, Kejaksaan juga memusnahkan 75 karton, rokok tanpa cukai dari 2 perkara. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar