Kegiatan pembangunan tower di Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto yang masih belum memiliki izin secara lengkap (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Bangunan Tower Baru Tak Berizin Kembali Ditemukan di Jogoroto

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Kembali ditemukan bangunan tower yang masih belum memiliki izin secara lengkap dari dinas terkait. Bahkan, bangunan tower ini sudah hampir jadi. Tampak kerangka tower sudah berdiri.

Bangunan tower ini terletak di area dekat sekolah menengah atas (SMA) di Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Menurut keterangan Wiwin, warga setempat, bangunan tower tersebut baru dibangun beberapa minggu kemarin. “Bangunannya tower masih baru aja dibangun, kurang lebih sekitar 2 minggu yang lalu,” terangnya pada sejumlah jurnalis, Kamis (08/04/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan jika bangunan tower itu, berada di atas tanah milik Desa setempat. “Itu tanahnya kalau gak salah milik Desa mas,” tegasnya.

Saat ditanya apakah warga sudah mengetahui jika bangunan tersebut, sudah memiliki izin dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang. Ia mengaku tidak tau mengenai izin tersebut. “Wah kurang paham kalau soal izinnya mas,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang, Ilham Hero Koentjoro memastikan, pembangunan tower di Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto belum mengantongi izin lengkap.
Dan menganai adanya informasi keberadaan pembangunan tower tersebut, Ilham mengaku akan berkoordinasi dengan Satpol PP Jombang, untuk melakukan penutupan.

”Untuk bangunan masih dalam proses. Saat ini masih izin lingkungan saja,” ujar Ilham.

Ia menegaskan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pekerjaan pembangunan harus segera dihentikan terlebih dahulu sebelum mengantongi izin secara lengkap. ”Ya harus berhenti tidak boleh dilanjutkan,” tegasnya.

Selain itu, Ilham juga memastikan untuk tower baru yang tidak mempunyai izin, tidak bisa beroperasi. Dikarenakan, saat ini PLN sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan dinas, sebelum melakukan pemasangan listrik. ”Jadi tidak bisa langsung operasional. Karena mereka (PLN, Red) sudah melakukan koordinasi,” paparnya.

Ia menyayangkan sikap pengusaha, seharusnya pihak pengusaha harus taat peraturan. Jangan sampai melakukan pembangunan diluar izin.”Ini sudah berulang kali kami sampaikan. Jangan sampailah pengusaha melanggar aturan. Jangan sampai membuat kita repot,” ucapnya.

Mengingat, sambung Ilham, untuk proses pengurusan izin di Jombang saat ini sudah sangat mudah dan cepat. ”Saya juga heran kenapa pengusaha tidak mengurus izinnya terlebih dahulu,” katanya.

Terkait, adanya pembangunan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP Jombang untuk melakukan penutupan. ”Ya tentu kita akan koordinasikan dengan Satpol PP untuk melakukan tindakan,” pungkasnya.
Perlu diketahui, temuan pembangunan tower baru yang masih belum memiliki izin secara lengkap di Desa Jogoroto ini, merupakan peristiwa pelanggaran aturan perizinan yang ke tiga kalinya.

Jika sebelumnya ada pembangunan pondasi tower di Desa Kedungpari yang dihentikan warga lantaran belum memiliki izin. Dan pembangunan tower di Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung yang juga belum mengantongi izin, secara lengkap dari dinas terkait. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar