Bangunan tower seluler yang disegel Satpol PP (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Marak Tower Bodong di Jombang, Diduga Retribusi Tower Bocor

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Kian maraknya keberadaan bangunan tower ilegal alias bodong di Jombang, Jawa Timur, mendapat perhatian dari wakil rakyat di gedung DPRD Jombang.

Bahkan, dengan adanya temuan bangunan tower bodong yang masih beroperasi. Wakil rakyat menduga ada kebocoran restribusi tower seluler.

”Ya otomatis kalau tower tidak ada izin dan itu sudah beroperasi lama retribusi jelas bocor,” ujar Sekretaris Komisi A DPRD Jombang, Kartiyono, pada sejumlah jurnalis, Senin (01/03/2021).

Lebih lanjut Kartiyono mengaku heran, dengan adanya bangunan tower tak berizin. Namun masih dibiarkan tetap beroperasi. Dan parahnya tidak ada tindakan tegas dari pemerintah kabupaten, melalui dinas terkait.

”Kan pemerintah ini mempunyai segela komponennya hingga sampai tingkat desa. Jadi apabila tidak mengetahui adanya tower itu ilegal saya rasa sangat tidak mungkin,” katanya.

Ia menilai, kesan yang muncul di masyarakat, pemerintah terkesan melakukan pembiaran pada tower-tower yang tidak tertib dengan aturan di Jombang.

”Ini memang pembiaraan atau sengaja dibiarkan begitu saja. Kalau ini dibarkan terus pastinya masyarakat yang akan dirugikan. Ini pastinya akan menjadi preseden buruk bagi pemerintah,” katanya.

Ia mengungkapkan, apabila memang ditemukan pelanggaran sudah seharusnya dilakukan penindakan oleh dinas terkait.

”Ini sebenarnya tidak rumit. Akan tetapi malah dibuat rumit. Apabila ditemukan pelanggaran hukum ya tidak secara hukum,” tegasnya.

Bahkan, sambung Kartiyono, untuk penindakan seakan terkesan saling menunggu. “Beralasan dengan membuat tim untuk penanganan,” ucapnya.

Dengan dibentuknya sebuah tim ini, ia mengaku ragu. Apakah tim tersebut nantinya benar-benar akan berfungsi dan dirinya juga mempertanyakan payung hukumnya seperti apa.

”Kan pemkab sendiri juga sudah punya Satpol PP Jombang dan dinas terkait lainnya kenapa harus membentuk tim kembali. Tapi kita lihat dulu timnya nanti seperti apa,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penindakan terhadap temuan tower seluler ilegal di Jombang, masih belum bisa dilakukan. Pasalnya, saat ini pihak Pemkab Jombang, tengah membentuk tim untuk menangani tower ilegal di Jombang.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jombang, Diedit Budi Santoso mengatakan, untuk penindakan dua tower tersebut pihaknya masih menunggu SK pembentukan tim untuk penanganan tower ilegal.

”Dari hasil rapat kemarin, kita membentuk tim terdiri dari Satpol PP, DPMPTSP, PUPR dan Kabag Hukum serta PT PLN,” katanya.

Saat ini, lanjut Diedit proses pembentukan SK masih dilakukan pengkajian oleh Kabag Hukum. ”Untuk proses SK-nya masih ada di Kabag Hukum,” pungkasnya. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar