Kakek Puadin saat ditemui di rumahnya. (Tammim/Jurnalmojo)

Kakek yang Sempat Tinggal Dengan Sapi di Sampang Menanti Janji Baznas dan Camat Kedungdung

SAMPANG (Jurnalmojo.com) – Walaupun sudah mendapatkan bantuan bedah rumah dari Polres Sampang, kakek Puadin yang sempat tinggal bersama seokor sapi masih tetap berada di garis penderitaan ekonomi yang tiada putus.

Pasalnya usai dilakukan renovasi rumah, fasilitas lainnya seperti listrik belum ada dan alat dapur yang dulunya masih sederhana tetap digunakan. Hal tersebut tentu menjadi prioritas oleh Pemerintah baik Kabupaten, Kecamatan bahkan Desa.

Seperti yang diberitakan sebelumnya kakek Puadin hidup terpencil di pelosok Dusun Leke Kondur, Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang seorang diri tanpa sanak famili.

Sementara usai kisahnya viral di media sosial, kediaman kake Puadin dibanjiri bantuan sembako dari berbagai instansi bahkan elemen.

Saat ditemui dikediamannya kakem Puadin mengatakan jika dirinya mengucapkan sangat bersyukur dan berterimaksih yang sudah menyerahkan bantuan.

“Alhamdulillah ini lebih dari cukup sembako yang diberikan kepada saya bisa dimanfaatkan selama sebulan kedepan,” ucapnya, Senin, (1/3/2021).

Meski demikian kakek Puadin masih dilema karena belum ada bukti bantuan dari Pemerintah seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sampang yang akan memberikan bantuan biaya seumur hidup dan pihak Kecamatan dan Desa yang juga akan melengkapi fasilitas rumah.

“Ya mau gimana lagi namanya juga mau membantu, saya harus menanti dan semoga segera diserahkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Baznas Sampang KH Faidhol Mubarok melalui Staf Pendistribusian Baznas Sampang Taufiq mengatakan jika Baznas Sampang dalam waktu dekat ini akan menyerahkan bantuan biaya seumur hidup kepada kakek Puadin.

“Bantuan biaya seumur hidup kepada kake Puadin akan diserahkan bulan ini, dan untuk nominalnya sebesar 400.000 Rp,” ucapnya melalui via whatsapp.

Taufiq juga menjelaskan terkait tidak samanya nominal bantuan biaya seumur hidup dari Baznas Sampang dan Baznas Provinsi.

“Klasifikasi bantuan biaya seumur hidup ada dua. Pertama Faqir A sebesar 600.000 itupun apabila ada pengalihan dari Baznas provinsi. Sedangkan faqir B sebesar 400.000 murni dari Baznas Sampang,” tambahnya.

Sedangkan menurut Camat Kedungdung Sulhan menuturkan jika pihak Kecamatan siap membantu namun akan melakukan kordinasi terlebih dahulu dengan Pemdes setempat.

“Tenang pasti akan dibantu, pihak kecamatan dan pemdes akan bersinergi,” singkatnya. (tmm/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar