Satpol PP Jombang dan DPMPTSP Jombang saat melakukan penyegelan pada bangunan tower seluler tak berizin (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Panggilan ke Dua, Pengelola Tower Bodong Kembali Mangkir

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jombang, Jawa Timur, kembali luncurkan surat panggilan terhadap dua pengelola bangunan tower seluler tak berizin alias bodong.

Sebelumnya dua bangunan tower seluler bodong yang ada di Desa Sumbermulyo dan Kelurahan Jelakombo, disegel Satpol PP dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang.

Tak hanya disitu, Satpol PP bahkan meluncurkan surat penggilan pada dua pemilik tower tersebut. Namun tidak digubris. Parahnya, setelah dilakukan panggilan kedua pihak pegelola tower kembali tak memenuhi panggilan.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jombang, Diedit Budi Santoso, mengatakan, untuk surat pemanggilan yang kedua ini sudah dilayangkan pada Minggu kemarin.

Seharusnya pengelola tower mendatangi panggilan pada Senin (22/02) kemarin. ”Kita tunggu sampai sore (keemarin, red), tapi tidak hadir kembali,” ungkap Diedit pada sejumlah jurnalis, Selasa (23/02/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa lantaran, mangkir dari panggilan yang keduan ini. Satpol PP Jombang akan kembali melayangkan surat pemanggilan ketiga.

Dan dalam waktu dekat surat tersebut akan dikirim ke pengelolah tower. ”Dalam waktu dekat ini kami kirimkan surat pemanggilannya,” terangnya.

Ketika ditanya, apa tindakan dari Satpol PP apabila pengelola kembali mangkir dari pemanggilan ketiga. Pihaknya akan memberikan surat peringatan. ”Sesuai aturan kita akan beri peringatan hingga tiga kali nanti,” katanya.

Ia mengaku akan membentuk tim untuk penanganan dan penindakan tower ilegal. Tim tersebut terdiri dari Satpol PP, DPMPTSP, PUPR dan Kabag Hukum dan PLN.

”Hasil rapat dengan pak Sekda kemarin, kita akan membentuk tim. SK (Surat Keterangan) dan regulasi masih dibahas,” katanya.

Sehingga, untuk penindakan apabila pengelola dua tower itu tidak memberikan keterangan setelah mendapat surat peringatan ketiga. Akan dibahas dengan tim nantinya. ”Jadi ini juga menunggu tim terbentuk. Sehingga mengetahui langkah apa yang nanti akan diambil,” pungkasnya. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar