Kondisi tanggul sungai konto yang longsor (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Tanggul Sungai Konto Kembali Longsor

Warga yang lakukan kerja bakti memperbaiki tanggul sungai konto yang longsor (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Dalam waktu semalam, dua titik tanggul sungai konto di Dusun Tegalsari, Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang Jawa Timur, mengalami longsor. Kondisi ini sempat membuat warga panik. Lantaran air sempat merembes, dan khawatir tanggul akan jebol.

Janji (60) warga Dusun Tegalsari, Desa Kayen, mengatakan bahwa peristiwa longsornya tanggul sungai  konto di daerahnya, terjadi pada hari Minggu (21/02), sekitar pukul 22.00 WIB. Tanggul yang longsor sepanjang 15 km.

“Waktu debit airnya tinggi sempat merembes. Tadi malam itu airnya tambah besar, orang kampong tau mendadak datangnya air gitu, dan warga langsung gupuh (panik),” terang Janji, pada sejumlah jurnalis, Senin (22/02/2021).

Usai mengetahui air sudah merembes ke tanggul warga kampong langsung datang semua dan melihat kondisi tanggul. “Orang kampung otomatis datang semua melihat keadaan. Sebelah jalan kanan jalan, sebelah jembatan juga longsor,” tukasnya.

Sementara itu, Kabid sumber daya air (SDA) PUPR Jombang, Imam Bustomi, mengaku jika ada beberapa titik tanggul sungai konto yang longsor, di kawasan Desa Kayen.

Ia menyebut, longsornya tanggul sungai ini disebabkan derasnya aliran sungai konto. Dan kerusakan tanggul, semuanya hampir sama penyebabnya. Apalagi, tanggul sungai konto ini strukturnya dari pasir. “Jadi ya rentan sekali longsor jika ada gerusan air,” ungkapnya.

Ia merinci, kerusakan tanggul sungai konto di Desa Kayen ini ada 3 titik. “Dusun Tegalsari ini sekitar 30 meter. Yang di jembatan itu ada sekitar 5 meter, dan yang di hilir jembatan ada sekitar 110 meter,” terang Bustomi.

Ia menjelaskan untuk penanganan secara darurat, tanggul sungai konto yang longsor itu, Dinas PUPUR Jombang sudah melakukan kordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

“Informasi tadi malam yang ktitis di Dusun Tegalsari ini sempat merembes ke saluran di sampingnya. Tadi kita sudah kordinasi denagan BBWS yang 110 meter sudah masuk penanganan pasca becana,” ucapnya.

“Sedangkan yang di hulu mungkin akan kita tangani darurat nanti kita datangkan alat berat dan material, untuk tenaga nantinya dari pihak desa,” pungkas Bustomi. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar