Kondisi jalan rusak di ruas jalan penghubung Mojosari-Pasuruan.(Gayu Dwi Nugraha/Jurnalmojo)

‘Jeglongan Sewu’ Jalan Raya Mojokerto – Gempol Kembali Memakan Korban

Kondisi korban usai terjatuh dari motornya. (Gayu Dwi Nugraha/Jurnalmojo)

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) — Jalan berlubang di jalan raya Mojokerto-Gempol tepatnya Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto kembali memakan korban.

Salah satunya menimpa pengedara sepeda motor asal Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, yang mengalami oleng kemudian terjatuh setelah kendaraannya menginjak lubang yang berada di tengah jalan.

Diketahui, Korban berinisial SP (39) mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Mawadah yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Menurut petugas jaga IGD RS Mawadah korban mengalami patah pada jari tangan sebelah kiri.

“Saya dari Mojosari mau pulang ke Ngoro dan tidak tau kalau ada lubang besar disitu dan tidak sempat menghindar kedian saya terjatuh,” uangkapnya. (18/01/2021) malam.

Sementara itu, Juma’adi (30), salah satu warga yang berada di sekitar TKP menjelaskan bahwa sering terjadi pengguna jalan yang oleng bahkan terjatuh setelah melindas lubang di sepanjang jalan Mojokerto-Gempol ini.

“Sering sekali pengendara sepeda motor menjadi korban jalan berlubang ini mulai dari oleng, ban bocor dan tidak sedikit yang terjatuh,” kata Paolo, Sapaan akrabnya, jumat (22/01/2021) sore.

Lebih lanjut Juma’di menjelaskan bahwa jalan ini sudah pernah di tambal beberapa bulan yang lalu namun aspal tambalan tersebut kembali terkelupas.

“Sekitar bulan November atau Desember kemarin beberapa lubang sudah ditambal namun sudah rusak dan berlubang lagi,” imbuhnya.

Kondisi jalan berlubang ini juga mendapat tanggapan dari Netizen yang memposting melalui grub Facebook “Info Seputar Mojosari”. Akun atas nama Mas Breng ini menanyakan kepada dinas Pekerjaan Umum (PU) tentang kelanjutan proses penambalan jalan yang tidak merata padahal masih banyak lubang yang sangat besar dan membahayakan pengendara sepeda motor.

“Kapan iki ditambal maneh oleh dinas PU ya masak nunggu korban Tibo maneh. Nggeh kapan hari audah ada penambalan kok gak dilanjutin nambalnya. Nambalnya nyampek depan Den Bei aja. Yek opo iki,” tulisnya. (22/01/2021) pagi.

Dalam postinganya, mendaptkan sebanyak 104 komentar dan like 274 dalam postingan yang diunggah di Group FB Info Seputar Mojosari. (gyu/has).

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar