Jalanan yang menjadi licin akibat matrial tanah urug (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Jalanan Menjadi Licin, Aktivitas Pembangunan Kandang Ayam Dikeluhkan Warga

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Aktivitas pembangunan kandang ayam di Dusun Tegalrejo, Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur, dikeluhkan warga sekitar.

Pasalnya, dampak pengurukan lahan tersebut jalan menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan. Lantaran banyaknya matrial urug yang tumpah ke jalan.

”Itu pengurukan kalau tidak salah baru dua mingguan,” kata salah satu warga yang namanya enggan dipublikasikan, Rabu (13/01/2021).

Ia menambahkan, lantaran seringkali menjadi mobilitas dump truk yang membawa tanah urug. Jalan menjadi licin karena tumpahan matrial urug yang tercecer di tengah jalan. “Ya jalannya itu jadi licin membahayakan apalagi kalau jalannya agak basah,” paparnya.

Ia mengaku, jika sebelumnya sempat ada pengguna jalan yang pernah hampir terpeleset saat melintasi jalan tersebut. Untuk itu, ia berharap, para pekerja membersihkan jalan apabila ada tanah-tanah yang berserakan.
”Kalau bisa ya dibersihkan langsung. Biar tidak membahayakan pengguna jalan saat melintas,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bareng, Kasianto membenarkan, jika di Desa Bareng rencananya ada pembangunan kandang ayam dari Pokhpand. ”Saat ini memang proses pengurukan. Sudah berjalan kurang lebih dua minggu,” ujar Kades.

Ia menyebut, kondisi jalan saat ini memang agak becek, lantaran musim penghujan. Sehingga jalannya juga agak licin. ”Memang kemarin ada ibu-ibu yang terpreset dan jatuh di daerah itu. Karena kurang hati-hati juga. Tapi belum ada yang komplain ke desa,” terangnya.

Adanya peristiwa itu, Kades meminta pada para pekerja untuk membersihkan apabila selesai bekerja agar jalanan tidak licin. ”Kalau selesai bekerja saya minta agar disirami. Supaya tidak licin,” tegasnya.

Disinggung adakah koordinasi antara pihak pengusaha ke pihak desa. Kades mengaku sudah ada koordinasi. Bahkan, itu sudah dilakukan sejak kepala desa yang lama. ”Sudah koordinasi dengan desa,” pungkas Kades. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar