Pak Abdul Basar saat melayani pelanggan yang hendak membeli soto ayam “Pak Abas" ( Sri Mulyani Candrawatj/jurnalMojo.com)

Genap Satu Tahun Pandemi Covid-19 Serang Tanah Air, Begini “Sambat” Penjual Soto Ayam

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) — Sektor ekonomi, merupakan salah satu sektor paling terdampak dari pandemi COVID-19 yang menyerang tanah air sejak Februari 2020 silam. Tak hanya menimbulkan banyak perusahaan gulung tikar, namun juga banyak pedagang kaki lima yang menjerit akibat penghasilan menurun tajam.

Yakni,  Abdul Basar (55), salah satu pedagang soto yang berjualan di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Dlanggu, bercerita bahwa sejak pandemi, omset yang ia peroleh cenderung menurun tajam.

Laki-laki asal Jombang yang sebelumnya juga berjualan es oyen sejak tahun 1997 ini, mengaku, penurunan omset mencapai angka lima puluh hingga tujuh puluh persen. “Di tengah pandemi gini, pengahasilan dari jualan soto jadi menurun drastis,” ujar Abdul, pada jurnalMojo.com, Rabu (13/01/2021).

Abdul yang kini sudah berdomisili di Dlanggu ini, mempunyai tradisi baik yakni setiap hari Jumat membagikan sotonya secara gratis. Ia berharap, agar pandemi segera berakhir dan usaha yang ia tekuni sejak 2015 ini bisa berkembang dengan baik.

Beruntung, soto ayam “Pak Abdul” ini masih memiliki pelanggan setia. Salah satunya yakni Sasmito (65), salah seorang warga yang berdomisili di Sambi Lawang ini. Sasmito mengaku, soto ayam “Pak Abdul” memiliki cita rasa yang khas.

“Rasa soto ayam Pak Abdul Basar ini nikmat dan membuat saya ketagihan ingin mencoba kembali,” puji Sasmito.

Seperti yang diketahui, sudah genap satu tahun pandemi COVID-19 menyerang Indonesia, tak hanya pengusaha besar saja yang terkena dampaknya, namun juga pedagang kaki lima seperti Pak Abdul ini salah satunya. (sri/erh)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar