Warung mie pelangi yang dibuat Pak Ali (Riska Nur Aida/jurnalMojo.com)

Mie Ayam Pelangi Buatan Pak Ali, Omzet Naik Di Tengah Pandemi

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) — Di tengah pandemi covid- 19, pelaku usaha kecil menengah (UKM), kini mulai memutar otak dengan cara membuat gebrakan dan inovasi yang dirintis. Seperti yang dilakukan Ali, penjual mie ayam di depan SPBU Badung, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Ali berinovasi dengan menciptakan mie pelangi yakni mie dengan berbagai macam warna. Hal itu dilakukan sebagai upaya menarik para pembeli maupun pelanggannya.

Usaha yang sudah digeluti sejak 2006 hingga kini, mulai membuahkan hasil. Namun, saat pandemi covid-19 ini. Ia pun merasa omzetnya mulai menurun tak seperti tahun tahun sebelum pandemi melanda Indonesia.

“Awalnya, saya hanya menjual mie ayam biasa, setelah berjalan beberapa bulan saya tambahi jualan bakso. Dan sekarang ini saya menciptakan mie pelangi,” kata Pak Ali, sapaan akrabnya saat ditemui jurnalMojo.com, Selasa (12/01/2021).

Dengan mencampurkan bahan alami, Ali pun melakukan eksperimen sebelum mie pelangi diproduksi dan disajikan ke para pembeli. Bahan pewarna alami, lanjut Ali, diantaranya terbuat dari sari wortel untuk warna orange. Sedangkan untuk warna hijau, Ali memilih sari dari daun sawi. “Kalau warna merah, saya ambil sari dari buah naga,” terangnya.

Tak ayal, inovasi yang Ia ciptakan kini mulai diminati para pembeli baru maupun pelanggannya. Menurut Ali, dengan adanya variasi warna alami itu, mie pelangi yang diproduksi terus menambah penghasilan disaat situasi ekonomi yang serba sulit.

“Para pembeli didominasi remaja, bahkan tak jarang pelanggan yang datang kesini juga bersama keluarga. Mereka rata-rata merasa penasaran dengan mie pelangi yang saya produksi,” pungkas Ali dengan tersenyum. (ris/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar