Warga yang sedang melihat area persawahan yang terendam banjir di Desa Tempuran,  Kecamatan Sooko (Sri/jurnalMojo.com)

Banjir Melanda Sooko Akhir Tahun Kemarin, Begini Dampaknya

MOJOKERTO (JurnalMojo.com) — Banjir yang melanda Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada akhir Desember tahun lalu, menyebabkan beberapa sektor turut terdampak, salah satunya yakni sektor pertanian.

Selain karena sampah, banjir yang terjadi lantaran jebolnya tanggul yang tak mampu menampung debit air yang kian naik ini, menyebabkan kondisi persawahan terendam dan aktifitas pertanian lumpuh total.

Sampurno, Ketua RT 03 Desa Tempuran, mengatakan, mulanya banjir diperkirakan tak sampai merendam area persawahan, namun ternyata justru meluap.

“Lahan persawahan yang berada di sekitar tanggul menjadi area yang sangat terdampak, sehingga seluruh area sawah yang seharusnya siap tanam jadi ikut terendam banjir,” jelas Sampurno.

Tak hanya dari pertanian, sektor peternakan juga menjadi salah satu hal yang cukup terdampak. Hal itu disampaikan oleh Inarti, salah satu warga Tempuran. Menurutnya, banyak hewan ternak yang mati dan terseret air saat banjir.

“Peternakan juga mengalami banyak kerugian akibat banjir ini,” pungkas Inarti. Hingga berita ini ditulis, pemerintah masih terus berupaya untuk mengatasi banjir dengan mendatangkan alat berat guna membersihkan sampah yang menumpuk di tanggul. (sri/erh)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar