Proses pengerukan limbah B3 oleh DLH Jombang (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Ratusan Ton Limbah B3 yang Dibuang ke Sawah Dikeruk, DLH Jombang Kesulitan Lakukan Penindakan

Kabid Wasdal Gakkum DLH Jombang, Yuli Inayati (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Ratusan ton limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibuang secara sembarangan di areal persawahan dikeruk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2020) pagi.

Meski dilakukan pengerukan, DLH Jombang, kesulitan lakukan penindakan hukum pada oknum pengusaha nakal yang nekat membuang limbah B3 tersebut, ke sawah.

Sedikitnya ada 193 ton limbah B3 yang dibuang ke sawah di Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito. Parahnya, kondisi limbah B3 ini sudah mengeras. Sehingga petugas dari DLH menggunakan alat berat untuk melakukan pengerukan.

Kabid Wasdal Gakkum DLH Jombang, Yuli Inayati mengaku bahwa ia kesulitan menindak pelaku. Lantaran belum diketahui secara pasti siapa pelaku pembuang limbah itu.

“Kalau yang terkait dengan ini sampai saat ini belum menemukan pelaku,” kata Ina pada sejumlah jurnalis.

Ia menyebut meski tak bisa menemukan pelaku. DLH Jombang, berkewajiban untuk melakukan pemulihan lahan yang dijadikan lokasi pembuangan limbah B3. Berdasarkan data DLH ada ratusan titik lagi yang dijadikan lokasi pembuangan limbah B3.

“Kewenangan pemerintah untuk pemulihannya. Ada 118 titik pembuangan limbah di lokasi non institusi, ini berdasarkan dokumen kami sebelum melaksanakan kegiatan,” terangnya.

Lebih lanjut Ina mengaku jika hasil pengerukan limbah B3 yang sudah mengeras ini akan diserahkan DLH ke pihak PT Semen Indonesia untuk dijadikan bahan campuran semen.

“Kami sudah melakukan kajian diperkirakan 193 ton limbah akan diangkut dan diserahkan ke Semen Indonesia,” tukasnya.(elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar