Suasa di pos pendakian gunung penanggungan Tamiajeng Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto.(Gayu Dwi Nugraha/jurnalMojo.com)

Cegah Covid- 19, Pendakian Gunung Penanggunggan Terapkan Protokol Kesehatan

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) — Pos pendakian gunung Penanggungan Tamiajeng Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kembali membuka jalur pendakian menuju puncak gunung penanggungan pada 5 Juli 2020 lalu.

Para petugas pos pendakian mengharuskan para pendaki untuk melaksanakan protokol kesehatan, yaitu dengan menggunakan masker dan disiapkan cairan desinfektan oleh petugas.

M. Al-Habib Hasbullah (30) salah seorang petugas pos pendakian Tamiajeng menjelaskan, bahwa pendaki harus mematuhi standar protokol kesehatan guna mencegah penularan virus COVID-19.

“Kami mewajibkan para pendaki untuk menggunakan masker, hand sanitizer dan kami juga menyiapkan alat cuci tangan dan cairan desinfektan,” jelasnya, Sabtu (01/08/2020).

Saat dibuka tiga pekan lalu, tercatat antusiasme pendaki yang ingin naik ke puncak sangat tinggi terutama saat akhir pekan.

“Masyarakat sangat antusias melakukan kegiatan mendaki gunung penanggungan ini terutama saat akhir pekan bisa mencapai 1500 an pendaki,” imbuhnya.

Sementara itu Alvin (23) asal Kecamatan Rungkut Kota Surabaya ini mengaku sangat senang mendaki gunung penanggungan ini.

“Saya naik dari kemarin (31/7/2020, red) dan medannya sangat seru dan menantang selain Gunung Semeru,” tuturnya.

Sedangkan, Safrin (20) asal Kecamatan Karanganyar Kota Pasuruan juga menuturkan pengalamannya mendaki gunung Penanggungan. Remaja cantik yang telah dua kali mendaki melalui jalur Tamiajeng ini merasa senang karena jalurnya menantang.

“Saya tidak keberatan dan justru senang dengan diterapkannya protokol kesehatan ini biar wabah ini cepat selesai,” pungkasnya.

Pendaki wanita ini juga berpesan kepada seluruh calon pendaki agar menjaga kebersihan dan tidak merusak alam serta tidak membuang sampah sembarangan. (gyu/has)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar