Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memimpin rapat koordinasi (Foto/IST)

Gugus Tugas Percepatan Penangganan Covid-19 Kota Mojokerto Terus Tegaskan Soal Protokol Kesehatan

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gaguk Tri Prasetyo saat memaparkan update situasi pandemi di Kota Mojokerto (Foto/IST)

MOJOKERTO (jurnalMojo.com)

Menyikapi kedisplinan kepada masyarakat, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menggelar rapat percepatan penanganan covid-19 di aula Polres Mojokerto Kota, Jumat (03/07/2020).

Dalam kesempatan ini, mengacu dari Kementerian Kesehatan RI dengan Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Kota Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan, dirinya melihat kurangnya kedisiplinan masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan di masa pandemi covid-19 ini.

“Selama ini, masih banyak masyarakat yang kami jumpai kurang disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Masih ada yang tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah. Hal ini diperparah dengan kurang pahamnya masyarakat dalam menyalahartikan skema new normal,” tutur Ning Ita.

Kendati demikian, pihaknya telah berupaya menyampaikan terkait bahaya covid-19, namun masyarakat belum bisa memahami, terbukti dengan adanya warga yang masih nekat melawan protokol kesehatan.

“Padahal kami pemerintah daerah hampir setiap jam selalu mengingatkan masyarakat agar lebih patuh, lebih disiplin lagi dalam menjalankan protokol kesehatan. Jangan karena ada new normal, warga boleh keluar rumah, justru lalai dalam menjalankan protokol kesehatan,” keluh Ning Ita.

Untuk itu, Ning Ita meminta kepada seluruh anggota gugus tugas agar kembali memperketat protokol kesehatan di masing-masing sektor sesuai dengan perwali. Terutama pada sektor pelayanan publik.

Hal ini juga di dukung oleh Kapolres Kota Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, pihaknya menyampaikan, beberapa program seperti kampung tangguh yang tersebar di 18 Desa dipercaya dapat mempercepat penanganan covid-19.

“Dalam melawan Covid-19 ini, kita pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Tapi, juga butuh dukungan dan peran masyarakat di segala sektor, melalui Kampung Tangguh Bersahabat yang telah tersebar di 18 kelurahan, kami berharap mereka dapat bersinergi dengan pemerintah dalam menjalankannya. Terlebih, telah ada perwali yang sejalan dengan pelaksanaanya. Kami yakin, kita semua bisa melawan Covid ini bersama-sama,” terangnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gaguk Tri Prasetyo menambahkan, melalui program sektor yang menetapkan Salah satu sektor yang telah menetapkan aturan perwali tersebut adalah mall, pasar modern, tempat wisata dan restoran.

Ia menyebut, tim gugus tugas telah melakukan verifikasi dan memberikan sertifikat sebagai bukti kepatuhan dalam menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

“Ada beberapa sektor yang telah kami verifikasi dan kami berikan sertifikat sebagai bukti bahwa, tempat tersebut telah patuh dalam menjalankan protokol kesehatan secara ketat,” pungkas Gaguk. (has/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar