Salah satu wahana wisata yang belum kantongi izin secara lengkap (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Lakukan Pendataan, Satpol PP Jombang Akan Tutup Wisata Tak Berizin

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Banyak wisata yang tak berizin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, lakukan pendataan.

Usai lakukan pendataan, pihak Satpol PP, akan segera lakukan penutupan tempat wisata yang belum kantongi izin secara lengkap.

Kepala Satpol PP Jombang, Agus Susilo Sugioto, menegaskan jika wahana wisata yang tak mempunyai izin akan dilakukan penutupan.

”Tadi kami sudah menerjunkan tim untuk melakukan pendataan wisata yang ada di Jombang,” ujar Agus pada sejumlah jurnalis, Senin (29/06/2020).

Lebih lanjut Agus menjelaskan jika hal ini dilakukan untuk mengetahui berapa jumlah wisata di Jombang yang sudah mempunyai izin atau sebaliknya.

”Setelah itu kami akan koordinasi dengan dinas terkait seperti DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dan Disparpora (Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata) langkah selanjutnya seperti apa,” katanya.

Usai dilakukan pendataan dan kordinasi, sambung Agus, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak mentolerir wisata yang tidak mempunyai izin. ”Kalau memang tidak mempunyai izin ya kita tutup,” tegasnya.

Hanya saja, saat ditanya berapa jumlah wisata yang belum berizin, pihaknya masih belum bisa memastikan. Karena belum ada laporan dari tim. ”Baru hari ini kita turunkan tim dan masih belum mendapat laporan,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jombang, Wiko F. Diaz menambahkan, jika ia dan tim Satpol PP, sedang melakukan pendataan di Kecamatan Wonosalam.

Ia juga menegaskan jika untuk melakukan pendataan pihaknya berkoordinasi dengan camat setempat.

”Karena yang banyak wisata di Kecamatan Wonosalam, jadi kami koordinasi dengan pihak kecamatan karena mereka yang mengetahui lokasi tempat wisata,” ungkapnya.

Hanya saja, saat ditanya hasil pendataan yang dilakukan. Pihaknya masih belum bisa membeberkan. Lantaran, tim akan melakukan pendataan selama dua hari.

”Kemungkinan baru selesai dua hari, karena harus ditanyakan proses perizinannya sejauh apa,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah wahana wisata di Jombang belum kantongi izin secara lengkap.

Hal ini berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD). Lantaran sebagian pelaku usaha wisata, tetap beroperasi meski belum kantongi izin secara lengkap. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar