By Dwi saat memajang dagangannya di toko miliknya (Dinda/jurnalMojo.com)

Dampak PSBB Dan New Normal, Begini Yang Dirasakan Pelaku UKM di Tingkat Desa

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) — Di masa pandemi seperti sekarang ini, banyak perusahaan besar maupun kecil yang terdampak. Tak terkecuali para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Tak sedikit yang merasa sangat dirugikan akibat pandemi virus corona ini.

Salah satunya adalah toko baju dan accesories di Jl.Yon Darmo S di Dusun Segawe Kidul, Desa Mojowono, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur yang dikelola Ny Dwi.

Setelah PSBB dan Social Distancing diberlakukan oleh pemerintah, dengan untuk menekan angka penyebaran virus corona yang dimana masyarakat dianjurkan untuk tetap dirumah saja demi keselamatan dan keamanan, berdampak pada toko menjadi sepi, bahkan omzet turun signifikan.

“Sebelum corona ada, dulu toko selalu ramai dan penghasilan bisa sampai ratusan ribu per-hari. Pas udah ada virus corona jadi sepi. Jalan raya yang biasanya ramai juga sepi soalnya orang-orang takut keluar rumah,” ujar Ny Dwi saat ditemui di tokonya, Selasa (23/6/2020).

Kendati Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan bahwa Indonesia telah memasuki era New Normal atau tatanan kehidupan normal baru.

Hal ini tentu membuat sedikit lega bagi pelaku UKM, yang sumber mata pencahariannya dengan berjualan dan menggantungkan hidupnya bekerja sembari berinteraksi dengan warga setempat maupun pelanggan dari luar desa maupun kecamatan.

“Sekarang ini kan sudah new normal, alhamdulillah sudah mulai ramai lagi, meskipun belum seramai dulu sebelum virus ini. Tapi, ya paling tidak sudah ada yang berkunjung ke toko-toko kayak punya saya ini. Sudah mulai berani keluar rumah orang-orang. Untuk penghasilan juga sudah mulai berangsur naik lagi sedikit demi sedikit,” sambung ibu Dwi.

Ia pun berharap keadaan semakin membaik agar semua bisa kembali seperti semula dan tidak terjadi lagi pandemi seperti ini.

“Harapannya yang jelas semoga balik seperti dulu, penyakit segera pergi biar semua sehat dan orang jadi tidak takut lagi keluar rumah, sosialisasi atau pergi kerja.” pungkasnya. (din/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar