Salah satu wisata yang belum kantongi izin secara lengkap di Jombang (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Banyak Wisata Tak Berizin, Ini Kata Ketua DPRD Jombang

JOMBANG (jurnalMojo.com) – Banyaknya wahana wisata di Kabupaten Jombang, Jawa Timur yang belum mengantongi izin secara lengkap, mendapat sorotan dari wakil rakyat di gedung DPRD Jombang.

Kali ini, sorotan tajam datang dari ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi. Menurut Mas’ud, adanya wisata tak berizin ini berdampak langsung pada pendapatan asli daerah (PAD).

Sehingga, pemerintah kabupaten (Pemkab), melalui dinas terkait harus segera melakukan tindakan yang tegas, sebagai upaya penyelamatan peningkatan PAD.

Bahkan, politisi PKB ini meminta agar Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang untuk melakukan pendataan.

”Memang saat ini Perda (Peraturan Daerah) terkait wisata belum ada, dan masih dikerjakan, dan tahun ini masih tahap Raperda, ” ujarnya pada sejumlah jurnalis, Minggu (28/06/2020).

Meski demikian, lanjut Mas’ud, pihak pengusaha wisata baik berupa kolam renang, wisata desa maupun alam ada orientasi yang harus ditanggung yakni berupa pajak.

”Bagian pendapatan yang diperoleh masyarakat Jombang maupun luar Jombang itu menanggung pajak seperti pajak hiburan termasuk pajak hotel dan wisata,” tegasnya.

Pasalnya, sambung Mas’ud, apabila sarana wisata sudah beroperasi dan tidak membayar pajak, maka Pemkab Jombang harus bertindak tegas.

”Apalagi nanti kalau sudah ada Perdanya. Targetnya perda tuntas pada tahun ini,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan jika, perda wisata ini merupakan hak inisiatif dewan. Lantaran, ia berkeinginan wisata di Jombang bisa tertata dan berkembang pesat. Untuk itu, pihaknya ingin Disparpora sudah melakukan pendataan.

”Di titik mana-mana saja tempat wisata di Jombang dan dilakukan pembinaan,” ucapnya.

Selain itu, apabila wisata ingin berkembang harus memperbaiki infrastruktur untuk menuju wisata. Sehingga memudahkan wisatawan untuk masuk ke Jombang. ”Dengan infrastruktur yang baik pastinya banyak yang datang ke Jombang,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah wahana wisata di Jombang, tidak memiliki izin secara lengkap.

Dan kondisi ini mempengaruhi PAD Jombang. Untuk tahun 2019 target PAD Pemkab Jombang dari sektor wisata hanya sebesar 35 juta. Namun target ini tidak tercapai. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar