Zainal Arifin, Kepala Desa Seduri (Gayu Dwi Nugraha /jurnalMojo.com)

Begini Penjelasan Kepala Desa Seduri Terkait Polemik Pasar Buah Mojosari

Kondisi lapak pedagang buah yang disegel Pemdes Seduri (Gayu Dwi Nugraha/jurnalMojo.com)

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) – Kericuhan yang sempat terjadi antara pedagang buah dengan pemerintah Desa Seduri Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto membuat Kepala Desa angkat bicara.

Zainal Arifin Kepala Desa Seduri saat ditemui jurnalMojo.com menjelaskan bahwa tidak ada kesepakatan antara Desa dan pihak penyewa.

“Silahkan membayar sewa dulu walaupun 50 persen, bila tidak membayar maka sesuai dengan arahan kejaksaan maka dianggap tidak sesuai dengan Perdes,” jelasnya, Jum’at (8/5/2020).

Zainal mengatakan bahwa pihaknya sudah membuka jalur dialog dengan para penyewa namun tidak menemui kata sepakat.

“Dialog sudah kami lakukan namun tidak ada sepakat, saat ini memang musim Corona tapi sebelumnya ke mana kok belum dibayar juga,” katanya.

Kepala Desa Seduri ini juga mengkalim bahwa apa yang dilakukan ini sesuai dengan Perdes dan kelompok yang melakukan perlawanan ini adalah mafia pasar buah.

“Di pasar buah itu ada pedagang yang menjual lapak, misalnya sewa di kita Rp 8 juta nanti dijual kepihak lain Rp 10 juta ada juga sewa 6 bulan dijual dengan harga 1 tahun. Ini kan mafia dan kita mau potong mereka ini,” jelasnya.

Zainal menambahkan bahwa nantinya pengelolaan pasar buah akan diserahkan BUMDES.

“Ini nanti dikelola BUMDES jadi bukan saya lagi,” pungkasnya.

Sementara itu Hj. Nunung salah satu pedagang menyampaikan bahwa pihak pedagang mengharapkan ada keringanan pembayaran.

“Kami mengharapkan ada keringanan dari Desa karena kalau sekarang ini berat kalau harus membayar Rp 8 juta karena penjualan sepi,” tuturnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemerintah Desa Seduri menaikkan tarif sewa lapak Pasar buah menjadi Rp. 8.000.000,- (delapan juta rupiah) setiap lapak per tahun. Hal tersebut menyebabkan para pedagang keberatan, terlebih saat pendemi Covid- 19. (gyu/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar