Pengguna roda dua yang melintas di Rt 5 Rw 6 Demak timur 5 surabaya, harus melewati mesin penyemprotan otomatis embun disinfektan agar terhindar dari covid 19, Minggu (29/3/2020) pagi. (foto/istimewa)

Kampung Demak Timur 5 Ciptakan Embun Disinfektan

Ketua RT 5 RW 6 Demak Timur 5, Aris Dwi Santoso, bersama warganya membuat cairan disinfektan yang akan dimasukan ke dalam jerigen mesin embun disinfektan guna mencegah penularan virus corona, Minggu (29/3/2020). (foto/istimewa)

SURABAYA (jurnalMojo.com) — Mengatasi penyebaran Virus Corona di sejumlah wilayah, warga Demak Timur 5, RT 5 RW 6, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, ciptakan sebuah alat yang bernama Mesin Pompa Embun Disinfektan.

Alat tersebut berfungsi untuk menyemprot secara otomatis pengendara roda 4, roda 2, maupun pejalan kaki yang masuk di Demak Timur 5 pada pagi dan sore hari. Pompa Mesin Embun Disinfektan sendiri. Sedangkan panjang jalan 120 meter, membutuhkan pipa 30 batang dengan ukuran 4 meter. Hasilnya, alat itu akan menyemprot cairan disinfektan seperti embun.

Ketua Rt setempat, Aris Dwi Santoso, menjelaskan, alat yang sudah direncanakan sejak tiga hari yang lalu itu mempunyai beberapa pompa. Pompa yang satu khusus ambil air dari air limbah melewati IPAL. Pompa satunya khusus ambil dari sumur bersih yang dijadikan embun buatan yang dicampur dengan air disinfektan.

“Tadi malam alat itu sudah difungsikan. Dengan pipa air terinstal 8 titik keran yang berfungsi untuk cuci tangan dan disediakan sabun. Serta berfungsi sebagai menyirami tanaman di sore hari oleh kelompok Dasmawisma yang sudah terjadwal,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Minggu pagi (29/3/2020).

Warga rt 5 rw 6 demak timur 5 surabaya memasang pipa pada mesin embun disinfektan untuk tersambung pada jerigen yang sudah diisi cairan disinfektan. (foto/istimewa)

Mesin pompa embun disinfektan dimodifikasi dengan menggunakan drum yang volumenya sekitar 100 liter. Di dalam drum sudah diberikan cairan disinfektan untuk disemprot menggunakan sprayer.

“Sehingga, siapapun yang melintas di Demak Timur 5 tidak basah kuyup. Tapi sudah cukup untuk mengurangi penyebaran virus Corona,” imbuhnya.

Selain menggunakan mesin pompa embun disinfektan, Aris juga mengandalkan penyemprotan secara manual di beberapa rumah warga. Hingga menyediakan tempat cuci tangan di beberapa titik.

“Apabila sudah mengalami gejala seperti flu biasa. Mulai batuk pilek dan lain sebagainya. Segera mengisolasi diri di rumah. Tidak perlu masuk dalam keramaian. Jaga kebersihan dan cuci tangan sesering mungkin,” ucapnya.

Terpisah, Adi Candra, Motivator Lingkungan & Penyuluh Lingkungan Hidup Sub Bagian Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya, mengatakan, Kampung Embun Demak Timur RT 5 RW 6 ini berada di kawasan Surabaya Pusat yang cukup padat penduduk.Namun, warganya sangat kompak dalam program pengelolaan lingkungan. Termasuk dalam pencegahan akan wabah Covid-19.

“Saat gelaran Program Surabaya Smart City 2019, kampung ini memiliki banyak inovasi. Salah satunya IPAL yang dimodifikasi outputnya sehingga mampu menyemprotkan air dengan sprayer yang sangat kecil. Sehingga hasilnya seperti embun buatan. Kondisi saat ini airnya ditambahkan desinfektan yang sangat bermanfaat untuk mencegah meluasnya dampak Covid-19 ini. Warga melakukan ini secara swadaya dan mandiri,” pungkasnya. (nto/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar