Suasana tes wawancara calon anggota PPS di Kantor PPK Dawarblandong (Dian Wahyu P/jurnalMojo.com)

Panwascam Dawar : Anggota PPS Diharapkan Mampu Menjaga Suasana Tetap Kondusif

Dodik Faizal, Komisioner Bawaslu Kabupaten Mojokerto Melakukan Supervisi ke Panwascam Dawarblandong (Dian Wahyu P/jurnalMojo.com)

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) — Pasca melalui tes tulis, para calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) mulai hari ini, Rabu (11/3/2020) hingga Jumat (13/3/2020) mengikuti tes wawancara yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto.

Tes wawancara diselenggarakan secara serentak di setiap kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Dari pantauan jurnalMojo.com di Kecamatan Dawarblandong, tes dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB.

Tes hari pertama diikuti peserta dari enam desa, antara lain Cendoro, Simongagrok, Sumberwuluh, Talunblandong, Cinandang dan Gunungsari.

Sedangkan untuk hari kedua rencananya, Dawarblandong, Pulorejo, Bangeran, Suru, Jatirowo dan Pucuk. Hari ketiga, Jumat, Banyulegi, Brayublandong, Gunungan, Madureso, Temuireng dan Randegan.

Seluruh anggota PPK Dawarblandong hadir dalam tes tersebut, begitu juga dengan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Tiga orang staf KPU juga datang untuk melihat sesi wawancara tersebut, termasuk Dodik Faizal, Komisioner Bawaslu Kabupaten Mojokerto.

Ironisnya, kondisi ruang tes yang terlalu sempit menyebabkan pihak pengawas tidak bisa masuk dan menyaksikan secara langsung proses wawancara.

Purnomo, Ketua Panwascam Dawarblandong mengatakan bahwa proses penerimaan calon anggota PPS tersebut menjadi domain KPU melalui PPK.

“Kami hanya mengawasi. Poin yang menjadi perhatian tentu saja keterlibatan dalam partai politik maupun politik praktis yang dibuktikan dengan data Sipol, Silon dan lainnya,” terang Purnomo.

Selain itu, menurut Purnomo, pihaknya menyarankan agar calon anggota PPS bukan bukan berasal dari perangkat desa. “Kalau bisa jangan perangkat (desa). Kasihan, mereka pekerjaannya sudah banyak,” tutur Purnomo.

“Terus kalau bisa yang punya kemampuan menjaga suasana tetap kondusif mengingat belum lama ini Kabupaten Mojokerto selesai mengadakan pilkades serentak” tambah Purnomo.

Dari hasil tes wawancara ini, menurut Purnomo, akan menyisakan tiga kandidat yang terpilih menjadi anggota PPS. Namun, ada juga desa yang sepi peminat sehingga tidak ada pilihan bahkan ada Desa di luar Kecamatan Dawarblandong yang pesertanya tinggal dua orang, padahal jumlah PPS yang akan direkrut per desa berjumlah tiga orang. (yud/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar