Tersangka saat diamankan Polisi di Polres Jombang (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

Jadi Kurir Sabu Senilai Ratusan Juta, Seorang Pelajar di Jombang Ditangkap Polisi

Kapolres Jombang, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan beserta Kasat Resnarkoba dan Kasubag Humas Polres Jombang saat menunjukkan barang bukti sabu-sabu (Elok Aprianto/jurnalMojo.com)

JOMBANG (jurnalMojo.com) — Jadi kurir narkotika jenis sabu-sabu, NA (18) pelajar asal Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditangkap Polisi.

Tak tanggung-tanggung, NA beserta rekannya IF (18) warga Desa Candimulya, Kecamatan Jombang ini tertangkap Polisi saat mengambil sabu senilai ratusan juta rupiah.

Kapolres Jombang, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan membenarkan jika tersangka diamankan saat mengambil narkoba jenis sabu, yang saat itu baru saja ditaruh oleh bandar.

“Yang bersangkutan ini kita amankan saat mengambil barang bukti narkoba (sabu-sabu, red) dengan sistem ranjau. Dan ini sudah keempat kalinya,” ujar Kapolres Jombang, pada sejumlah jurnalis saat pers rilis di gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) Polres Jombang, Kamis (12/03/2020).

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, barang bukti berupa sabu-sabu yang diamankan dari tersangka ini cukup banyak. “Barang buktinya 98 gram lebih, ya hampir 1 ons lah,” terang Kapolres.

Masih menurut penjelasan Kapolres, jika dijual kepasar, narkoba ini bernilai ratusan juta. “Ya kalau di jual sesuai dengan harga pasaran narkoba ya harganya sekitar seratus juta,” ungkap Kapolres.

Dari hasil pengakuan tersangka pada penyidik, sambung Kapolres, uang hasil narkoba tersebut digunakan tersangka untuk kebutuhan sehari-hari. “Uangnya untuk senang-senang oleh tersangka,” tegas Kapolres.

Untuk saat ini, lanjut Kapolres, anggota akan terus melakukan pendalaman. “Kita masih kembangkan barang ini (narkoba, red) asalnya dari mana,” kata Kapolres.

Kini tersangka beserta barang bukti, diamankan di Polres Jombang, guna kepentingan lebih lanjut.

“Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) yo pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Kapolres. (elo/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar