Sejumlah petugas yang menyisir kebun di lingkungan Panggreman Gang 6B untuk memburu monyet liar (Ujeck/JurnalMojo.com)

Lagi, Monyet Liar Gegerkan Warga Kota Mojokerto

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) — Warga Lingkungan Panggreman Gang 6B, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, digegerkan seekor monyet liar. Tak ayal, sejumlah petugas terpaksa dikerahkan untuk memburu monyet liar.

Pantauan jurnalMojo.com, sekitar pukul 11.15 WIB, belasan petugas gabungan dari Satpol PP, kelurahan serta dari PMK mendatangi lokasi dimana moyet liar kerap kali berkeliaran dan meresahkan warga setempat.

Kendati belum berhasil ditangkap, namun para petugas terus menyisir di areal kebun, tepatnya di sebelah gedung Serba Guna Balepamitran Kelurahan Kranggan.

Subiyanto (65) warga Panggreman Gg 6B mengatakan, warga setempat banyak mengeruh adanya moyet liar. Bahkan, jika malam hari suara moyet mengganggu warga yang istirahat.

”Kadang siang hari juga muncul di pohon dan melompat lompat di atas rumah warga sini,” katanya kepada JurnalMojo.com, Kamis (20/02/2020).

Menurutnya, monyet liar kerap kali keluar dan menganggu warga. Mulai dari suara dia atap rumah maupun teras. Warga setempat, khawatir jika monyet liar tidak bisa ditangkap, bisa jadi membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak kecil.

Seperti diketahui, Warga Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto digegerkan dengan masuknya seekor monyet liar, Jumat (09/08/2019).

Saat jurnalMojo.com tiba di lokasi kejadian, seorang anggota TNI dari Babinsa Kedundung, dan dua warga membawa senapan laras panjang berusaha melumpuhkan monyet tersebutdi dalam rumah Tholib (40) dibantu warga lain yang bersiap siaga di luar rumah.

Suyono (80) warga Sekarputih RT 01 RW 02 Kelurahan Kedundung, Kota Mojokerto salah satu saksi dan juga pemilik rumah yang dimasuki seekor monyet pertama kali, melihat seekor monyet datang dari arah barat di atas plengsengan area sawah.

Dia menceritakan, monyet tiba-tiba tadi datangnya dari area persawahan. Langsung lewat samping rumah warga yang paling ujung.

“Langsung ke belakang rumah saya, nah kebetulan pintu belakang rumah saya terbuka. Akhirnya masuk kesana (sembari menunjukkan pintu masuk), istri saya langsung teriak teriak ada bedes ada bedes. Saya langsung ambil tongkat ngejar masuk ke dalam rumah,” ungkapnya. (jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar